BORNEONEWS, Palangka Raya - Rumah Baca Bahijau menggelar Lokakarya dan Apresiasi Menulis Puisi bertajuk "Generasi Muda dan Masyarakat Maju Berdaya dengan Literasi untuk Indonesia Emas". Acara ini berlangsung di aula Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng, Jalan Imam Bonjol Palangka Raya pada Sabtu, 19 Oktober 2024.
Kepala Bidang Pengembangan Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalteng, Agung Catur Prabowo, salah satu narasumber dalam lokakarya ini, mengajak para peserta untuk menemukan ide dan gagasan menulis puisi. Ia menekankan pentingnya melihat realita yang terjadi di sekitar dan merefleksikan peristiwa untuk mendapatkan inspirasi.
"Pengamatan yang tajam dan refleksi mendalam adalah kunci untuk menghasilkan puisi yang bermakna," kata Agung.
Para peserta yang terdiri atas siswa SMA, mahasiswa, guru, dan pegiat literasi mengikuti kegiatan dengan penuh antusiasme. Mereka terlibat aktif dalam diskusi dan praktik menulis puisi yang dipandu oleh Agung. Tema yang disarankan oleh panitia adalah tentang lokalitas Kalteng, yang diharapkan dapat menggali kekayaan budaya dan alam Kalteng.
Selain sesi diskusi, lokakarya ini juga dimeriahkan dengan penampilan pembacaan puisi oleh Misbah dan musikalisasi puisi oleh Sulistiyo. Penampilan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan contoh nyata bagaimana puisi dapat dihidupkan melalui berbagai bentuk seni. Beberapa peserta juga berkesempatan membacakan puisi karyanya, menambah semangat untuk terus berkarya.
--page
Agung Catur Wibowo menutup sesi dengan pesan inspiratif, mendorong peserta untuk terus berkreativitas dan tidak ragu dalam mengekspresikan diri melalui puisi.
"Musuh terburuk kreativitas adalah keraguan diri. Isi setiap hari-harimu dengan berkarya," ujarnya, menguatkan semangat para peserta untuk terus menulis dan berkarya.
Ketua Lembaga Lentera Bahijau Rumah Baca Bahijau, Yusy Marie, mengingatkan agar peserta mengirim karyanya ke alamat email yang telah ditentukan. Panitia akan melakukan kurasi untuk menerbitkan puisi-puisi peserta dalam sebuah antologi. Ini merupakan langkah penting untuk mengapresiasi dan mempublikasikan karya-karya peserta lokakarya. (TESTI PRISCILLA/Y))









