BORNEONEWS, Palangka Raya - Sebuah bangunan ruko empat pintu di kawasan Pahandut Seberang, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, ludes terbakar pada Minggu 20 Oktober 2024 sekitar pukul 10.00 WIB.
Peristiwa ini terjadi saat penyewa ruko milik Ruslan, Husni (38), yang juga seorang penjual kayu galangan, sedang mengantar pesanan kayu kepada pembeli.
Koordinator Call Center 112, Sucipto, mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan kejadian kebakaran sekitar pukul 10.10 WIB dan bergegas menuju lokasi tersebut untuk melakukan upaya pemadaman.
"Saat kejadian, ruko dalam keadaan kosong karena pemiliknya sedang mengantar kayu pesanan pembeli. Namun, pada malam harinya, ruko tersebut biasanya dihuni oleh Husni," katanya.
Sucipto mengungkapkan, bahwa saksi mata yang berada di seberang ruko yang terbakar menuturkan bahwa api berasal dari bagian belakang bangunan yakni di sekitar dapur.
--page
"Awalnya terlihat asap kecil di sekitar ruko. Saksi mengira ada orang yang membakar tabir telur untuk menghalau nyamuk. Namun, asap semakin banyak dan semakin hitam. Sehingga, dirinya pun langsung meminta bantuan warga untuk memastikan keadaan," ujarnya.
Meski penyebab pasti kebakaran belum diketahui, ruko yang terbakar diketahui memiliki aliran listrik dan kulkas yang masih aktif. Untuk penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.
Lebih jauh, Sucipto menuturkan, tim gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Palangka Raya dan relawan langsung menuju lokasi kejadian setelah menerima laporan kebakaran.
"Kami langsung mengerahkan tim untuk memadamkan api. Api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar 35 menit," tambahnya.
Sementara itu, akibat kejadian kebakaran ini tidak ada korban jiwa. Namun, kebakaran ini mengakibatkan kerugian materiil yang berkisar mencapai ratusan juta rupiah.
Menurutnya, kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kesadaran keselamatan bagi masyarakat, terutama dalam hal pencegahan kebakaran.
"Masyarakat harus lebih waspada dan berhati-hati dalam menggunakan peralatan listrik dan api. Selalu periksa keamanan secara berkala untuk mencegah terjadinya kebakaran," pungkasnya. (PATHUR/Y)









