PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Apresiasi penghargaan paling bergengsi bagi insan perfilman tanah air, Indonesian Movie Actors Awards atau IMA 2024, diselenggarakan pekan lalu dan disiarkan secara langsung oleh RCTI di Studio RCTI+, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Pada momen ini, aktor senior, Donny Damara, ikut mendapatkan penghargaan, yaitu sebagai Pemeran Pendukung Pria Terbaik dalam film Tuhan Izinkan Aku Berdosa. Donny tampil elegan dan memukau menggunakan produk fesyen Batik Sawit bermotif Sawit Latar Truntum dari CV Smart Batik Indonesia atau Smart Batik. Smart Batik sendiri merupakan UKMK mitra Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS sejak September 2023.

CEO Smart Batik, Miftahudin Nur Ihsan, merasa sangat bahagia karena produk fesyen yang baru dirilis akhir bulan September 2024 dikenakan salah satu aktor kenamaan tanah air.

"Bersyukur sekali, Alhamdulillah, setelah kami rilis produk fesyen Batik Sawit pada acara Bali Fashion Trend 2024 di Bali kemarin, respon dari pelanggan sangat baik. Bahkan malam ini, salah satu aktor kenamaan tanah air, Bapak Donny Damara, mengenakannya pada IMA Awards 2024. Saya juga sempat komunikasi dengan Beliau," ungkap pengusaha muda Kota Yogyakarta tersebut dalam rilis BPDPKS pada Senin, 21 Oktober 2024.

Sementara itu, Donny Damara juga memberikan apresiasi yang sangat positif.

--page

"Saya tadi komunikasi dan mendapat penjelasan dari Mas Ihsan tentang batik sawit, produknya inovatif, materialnya nyaman, serta cutting dan jahitan sangat rapi dan jatuh di badan. Saya berharap semakin banyak lagi inovasi yang dihasilkan. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Ibu-Ibu pembatik Smart Batik yang sudah menciptakan batik yang bagus dan detail. Mudah-mudahan nanti ada kesempatan bisa bertemu di Jogja," ungkap pemeran Tomo dalam film Tuhan Izinkan Aku Berdosa tersebut.

Mengetahui hal tersebut, Plt Direktur Kemitraan BPDPKS, Kabul Wijayanto, memberikan apresiasi kepada Smart Batik.

"Luar biasa. Kalau fesyen produk Batik Sawit sudah dipakai oleh Aktor dan Aktris terkenal mudah-mudahan pengaruh dan manfaat dari Batik Sawit akan semakin meluas," kata Kabul Wijayanto.

Saat ini diketahui semenjak menjalin kemitraan dengan BPDPKS, jumlah Ibu-Ibu yang dilibatkan Smart Batik dalam proses produksi batik meningkat tajam. Awalnya hanya sekitar 10 Ibu-Ibu, saat ini sudah mencapai 60 Ibu-Ibu. Selain itu, jumlah penjualan dan permintaan batik juga meningkat tajam, baik untuk souvenir lembaga, seragam, maupun penjualan retail. (TESTI PRISCILLA/Y)