BORNEONEWS, Palangka Raya – Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kalteng mencatat perhari ini banjir di Kabupaten Murung Raya (Mura) sudah berimbas sampai 16.623 jiwa.
Total ada sebanyak Kepala Keluarga 5.279 KK yang terdampak dari total tersebut sebanyak sudah mengungsi sebanyak 35 KK dan 329 jiwa.
Data menunjukan dapur umum didirikan di setiap kecamatan yang terdampak dan masyarakat yang mengungsi berada di tujuh Lokasi.
Kejadian awal banjir di Kabupaten Murung Raya terjadi pada 15 Oktober 2024, dan telah merendam enam Kecamatan yaitu Sumber Barito, Seribu Riam, Murung, Laung Tuhup, Permata Itan, dan Barito Tuhup Raya. Desa/Kelurahan yang terdampak sebanyak 41 Desa/Kelurahan.
“Semoga banjir ini cepat surut dan masyarakat selalu diberikan Kesehatan,” ucap sebut Kepala pelaksana BPBPK Kalteng Ahmad Toyib melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Alpius Patanan, di Halaman Kantor Gubernur Kalteng, Senin, 21 Oktober 2024.
Sebagai informasi, pada hari ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng menurunkan kendaraan dapur umum portable dan tambahan logistik makanan siap saji.
Sehari sebelumnya Pemprov mengklaim telah mengirimkan tim reaksi cepat serta logistik ke wilayah terdampak banjir. (HERMAWAN DP/R)









