BORNEONEWS, Sampit – Calon Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor, menyampaikan komitmennya untuk mengembangkan sektor wisata kuliner di sepanjang Sungai Mentaya. Ia menilai kuliner dengan lokasi strategis di tepi sungai atau di lanting (rumah terapung) memiliki daya tarik tersendiri yang memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung dibandingkan dengan rumah makan di daratan.
"Ada beberapa rumah makan di Sungai Mentaya yang sejalan dengan misi kita dalam mengembangkan pariwisata, termasuk kuliner di sepanjang tepian sungai. Meski menunya mungkin sama dengan di darat, pemandangan yang menghadap langsung ke Sungai Mentaya memberikan nilai lebih dan suasana santai yang luar biasa," kata Halikinnor, Selasa, 22 Oktober 2024.
Halikinnor menyampaikan apresiasi kepada para pengusaha lokal yang sudah berinovasi dengan membuka rumah makan di tepi sungai dan lanting. Menurutnya, inisiatif tersebut membantu pemerintah daerah dalam mendukung program pengembangan pariwisata, khususnya di bidang wisata kuliner.
"Ini adalah ide dan inovasi yang luar biasa. Kami terus berupaya agar usaha mereka tetap eksis. Di sisi lain, kuliner di Sungai Mentaya ini juga harus dipromosikan oleh anak-anak muda kita melalui media sosial agar lebih dikenal luas," tambahnya.
Halikinnor mengimbau agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turut berkontribusi dalam memanfaatkan tempat-tempat makan di sekitar sungai sebagai lokasi kegiatan. Selain mendukung usaha lokal, menurutnya, hal tersebut juga memberikan efek positif dalam meningkatkan semangat kerja.
--page
"Nanti saya akan imbau OPD untuk berkegiatan di tempat makan di sekitar sungai ini. Selain bekerja, mereka juga bisa refreshing, yang tentunya akan memunculkan motivasi baru," pungkasnya.
Dengan sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan masyarakat, Halikinnor optimistis wisata kuliner di Sungai Mentaya dapat terus berkembang dan menjadi salah satu ikon pariwisata di Kotim. (DEWI PATMALASARI/Y)









