PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Palangka Raya, Heri Fauzi, melakukan pengecekan kondisi debit air di Kelurahan Bereng Bengkel.

Hasil pemantauan menunjukkan debit air di kelurahan tersebut mengalami kenaikan, bahkan menyebabkan akses jalan darat menuju Bereng Bengkel tergenang banjir dengan ketinggian mencapai 30 sentimeter.

"Berdasarkan pantauan kami, debit air di Kelurahan Bereng Bengkel mengalami kenaikan. Kondisi ini mengakibatkan jalan utama menuju kelurahan tersebut tergenang banjir dengan ketinggian sekitar 30 sentimeter," ujar Heri Fauzi, Selasa, 22 Oktober 2024.

Akibat banjir tersebut, akses jalan darat menuju Bereng Bengkel menjadi terputus. Masyarakat yang ingin keluar masuk kelurahan terpaksa menggunakan feri penyebrangan untuk menyeberangi genangan air dari Kelurahan Bereng Bengkel menuju Jalan Kelurahan Kalampangan.

"Masyarakat saat ini menggunakan feri penyebrangan untuk menyebrang dari Kelurahan Bereng Bengkel ke Jalan Kelurahan Kalampangan," tambah Heri.

--page

Heri berharap dalam beberapa hari ke depan, debit air dapat segera surut sehingga banjir yang menggenangi jalan utama Bereng Bengkel dapat surut.

"Kami berharap dalam beberapa hari ke depan, air dapat cepat surut sehingga akses jalan utama menuju Bereng Bengkel dapat kembali normal," harap Heri. (PATHUR/y)