PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti, mengungkapkan bahwa Pelabuhan Kumai dan Sampit masih mendominasi layanan angkutan laut untuk penumpang di wilayah tersebut selama Agustus 2024.

"Dari total 34.925 penumpang yang datang dan berangkat, sebanyak 76,58 persen melalui Pelabuhan Kumai dan 23,42 persen melalui Pelabuhan Sampit," kata Agnes pada Selasa, 22 Oktober 2024.

Agnes menjelaskan bahwa dominasi Pelabuhan Kumai dalam layanan penumpang ini menunjukkan peran penting pelabuhan tersebut dalam mobilitas masyarakat Kalimantan Tengah.

"Pelabuhan Kumai menjadi pilihan utama bagi penumpang karena fasilitas dan layanan yang memadai," ujarnya.

Selain dominasi dalam angkutan penumpang, Pelabuhan Sampit juga menunjukkan peran signifikan dalam arus barang. Volume arus barang yang mencapai 1,64 juta ton selama Agustus 2024 terkonsentrasi di Pelabuhan Sampit sebesar 51,04 persen, sementara Pelabuhan Kumai menyumbang 37,03 persen.

Agnes menambahkan bahwa Pelabuhan Sampit menjadi pusat utama distribusi barang di Kalimantan Tengah.

--page

"Pelabuhan Sampit memiliki infrastruktur yang mendukung untuk bongkar muat barang dalam jumlah besar," jelasnya.

Data ini menunjukkan bahwa kedua pelabuhan tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian Kalimantan Tengah.

"Kedua pelabuhan ini tidak hanya penting untuk mobilitas penumpang, tetapi juga vital dalam distribusi barang," ujar Agnes.

Dengan dominasi Pelabuhan Kumai dan Sampit, diharapkan layanan angkutan laut di Kalimantan Tengah akan terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian daerah.(TESTI PRISCILLA/Y)