KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Persiapan survei untuk program Cetak Sawah Rakyat (CSR) dilaksanakan di Kantor Desa yang berlokasi di Jalan Trans Kalimantan Km 3. Program tersebut difokuskan di Desa Anjir Mambulau Barat, Kecamatan Kapuas Timur.

Persiapan ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, di antaranya Kepala Desa Anjir Mambulau Barat Rahmadi, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Anjir Mambulau Barat Misrini, Babinsa Anjir Mambulau Barat Sertu Suparman, Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), dan para kepala handel di seluruh Desa Anjir Mambulau Barat.

Kepala Desa Anjir Mambulau Barat, Rahmadi, menyampaikan bahwa rencana cetak sawah di wilayahnya mencakup pengajuan awal seluas 173 hektar.

Ia berharap luas lahan tersebut tetap, meskipun ada kemungkinan berkurang jika sebagian lahan telah dimanfaatkan sebagai kebun atau digunakan oleh warga dalam beberapa tahun terakhir.

"Tim dari kontraktor, Gapoktan, serta kepala handel, bersama perangkat desa dan pihak terkait lainnya akan melakukan survei. Survei ini penting untuk melihat kesesuaian antara usulan pengajuan awal dengan kondisi lahan saat ini. Syukur jika luas lahan bertambah, dan jika berkurang, semoga tidak jauh dari angka awal. Kita tunggu saja hasil surveinya nanti," ujar Rahmadi, Selasa, 22 Oktober 2024.

--page


PPL Desa Anjir Mambulau Barat, Misrini, menjelaskan bahwa program CSR merupakan inisiatif Kementerian Pertanian yang dibantu oleh TNI serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pangan dalam negeri dan menciptakan ketahanan pangan. Selain itu, program ini juga berupaya menambah luas lahan baku sawah pada berbagai tipologi lahan yang sebelumnya belum pernah diusahakan untuk pertanian dengan sistem sawah.

"Dengan persiapan survei ini, diharapkan program cetak sawah dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat dalam mendukung ketahanan pangan nasional," harapnya. (DODI/Y)