BORNEONEWS, Sampit – Sebanyak 12 anak dari Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akan mewakili Kalimantan Tengah dalam ajang Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) tingkat nasional yang akan digelar pada 24-27 Oktober 2024.
Keberhasilan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kotim, yang berhasil mengirimkan peserta terbanyak dari seluruh wilayah Kalteng.
Pj Sekda Kotim, Sanggul Lumban Gaol menyampaikan rasa syukur atas atas prestasi tersebut. Selain menjadi juara umum ke dua pada FASI tingkat provinsi, anak-anak Kotim mampu menunjukkan kemampuan dengan tampil di tingkat nasional.
“Ini menunjukkan bahwa kita mampu berkiprah dan tidak dipandang sebelah mata di Kalteng. Dengan semakin banyaknya pondok pesantren, semakin banyak pula anak-anak kita yang terdidik dengan baik dalam agama dan berakhlak mulia. Keberhasilan anak-anak usia 4 hingga 10 tahun ini menembus ajang provinsi hingga nasional adalah bukti nyata potensi Kotim, yang harus terus kita pupuk demi mewujudkan Indonesia Emas 2045,” kata Sanggul, Selasa, 22 Oktober 2024.
Ketua BKPRMI Kotim, Jusman, menjelaskan bahwa persiapan menuju FASI nasional berlangsung cukup singkat. Kontingen baru saja kembali dari FASI tingkat provinsi di Palangka Raya, dan langsung memulai Training Center (TC) untuk tampil di tingkat nasional. Ia berharap anak-anak menampilkan yang terbaik dan meraih prestasi maksimal.
Anak-anak Kotim yang mewakili Kalteng pada FASI tingkat nasional yaitu cabang lomba nasyid Islam kategori TKA diwakili oleh Nur Kchaira Mecca, Adiba Ifah Saadah, dan Nur Fathiya Azizah. Cabang lomba Ikrar dan puitusasu Tarjamah Al Quran kategori TPA diwakili Muhammad Hafidz Ramadhan, Juliana Shabira, dan Nasywa Al Zahra.
Kemudian Cabang lomba Nasyid Islami Kategori TPA diwakili Barra Ruly Al Ihsan, Khansa Nazifa Carlova, dan Shofia Nur Azzahra.
Cabang lomba ceramah agama Islam kategori TPA Putra diwakili Ahmad Busyiro Adz Dzikro, cabang lomba ceramah agama Islam kategori TPA Putra diwakili Nury Bakhtia amada, dan cabang tilawah kategori TQA Putra diwakili Muhammad Al Ayubi.
Jusman juga menekankan pentingnya dukungan dari orang tua dan pemerintah daerah dalam memotivasi para peserta.
“Dukungan Pemda, baik finansial maupun material, sangat besar. Orang tua peserta juga berperan aktif, yang tentunya menjadi faktor penting dalam keberhasilan anak-anak di ajang nasional ini,” pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/R)









