BORNEONEWS, Sampit - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotawaringin Timur (Kotim) Umar Kaderi memenuhi panggilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kotim pada Selasa, 22 Oktober 2024. Pemanggilan ini terkait dugaan pelibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam kegiatan kampanye Pilkada 2024, yang melibatkan dirinya.
Umar Kaderi mengungkapkan bahwa pemanggilan ini berdasarkan laporan kuasa hukum pasangan calon nomor urut 2, yang menyebutkan adanya foto bersama salah satu pasangan calon yang diduga diambil saat masa kampanye.
“Alhamdulillah, hari ini kami diberikan kesempatan oleh Bawaslu untuk mengklarifikasi semua atas laporan sebelumnya. Ada beberapa pertanyaan, dan kami telah memberikan keterangan mengenai semuanya. Untuk hasilnya, kita kembalikan ke Bawaslu,” kata Umar Kaderi.
Ia menambahkan, pihaknya memiliki bukti yang cukup kuat untuk menyanggah tuduhan tersebut dan semua berkas bukti telah diserahkan kepada Bawaslu Kotim.
Sementara itu, Komisioner Bawaslu Kotim, Dedy Irawan, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan ASN yang diduga terlibat.
“Untuk ASN semuanya hadir untuk klarifikasi. Namun, saksi tambahan pelapor tidak sempat hadir hari ini dan mungkin besok baru bisa dimintai keterangan,” kata Dedy.
Ia menjelaskan, ada 13 pertanyaan yang diajukan untuk klarifikasi terkait dugaan tersebut, dan saat ini masih dalam tahap penyelidikan. “Kemungkinan besok adalah hari terakhir pemeriksaan tambahan saksi pelapor,” ujarnya.
Adapun Umar Kaderi dan Lurah Ketapang dilaporkan ke Bawaslu Kotim atas dugaan ketidaknetralan ASN dalam kampanye Pilkada 2024 oleh tim kuasa hukum pasangan calon Sanidin-Siyono. Dalam laporan tersebut, disebutkan bahwa ASN diduga terlibat dan hadir saat agenda kampanye mendampingi Calon Bupati Kotim, Halikinnor, dengan bukti foto bersama yang beredar luas.
Menanggapi laporan ini, Umar Kaderi menyatakan siap memenuhi panggilan Bawaslu Kotim untuk memberikan keterangan lebih lanjut jika diperlukan. Ia menjelaskan bahwa foto yang dijadikan barang bukti tersebut diambil pada Agustus 2023, saat dirinya bersama ASN lainnya mendampingi Bupati Kotim dalam penyerahan kursi roda kepada warga Desa Telaga, Kecamatan MB Ketapang.
“Itu foto lama dari penyerahan kursi roda pada 18 Agustus 2023, jauh sebelum Pilkada. Jadi itu bukan foto terbaru di masa kampanye. Saat itu, saya diminta untuk mendampingi Bupati,” jelasnya.
Umar Kaderi menambahkan bahwa tidak hanya dirinya yang hadir, tetapi juga Kepala Desa Telaga Baru yang saat ini menjabat sebagai Lurah Ketapang, serta Camat Mentawa Baru Ketapang.
“Itu terlihat di foto saya bersama beberapa ASN lainnya, dan bukti tanggal serta tahun semuanya masih tertera di atas bagian foto. Bisa dibaca bulan dan tahunnya,” pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/j)









