SERUYAN –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Seruyan, dr. Bahrun Abbas, mengimbau Perusahaan Besar Swasta (PBS) serta pihak konservasi di wilayah tersebut turut aktif dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Hal ini disampaikan saat membuka Rapat Koordinasi Evaluasi Pengendalian Karhutla Tahun 2024, yang berlangsung  di Aquarius Boutique Hotel, Sampit, Selasa, 22 Oktober 2024.

“Kami harapkan seluruh PBS dapat ikut berperan aktif serta bersinergi dengan pemerintah Kabupaten dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan,” ujar Bahrun Abbas.

Menurut Bahrun, partisipasi perusahaan bisa dilakukan dengan turun langsung ke lapangan serta memberikan dukungan berupa anggaran, tenaga, dan peralatan yang diperlukan masyarakat dalam upaya pengendalian Karhutla.

 "Dengan peran aktif berbagai pihak, kita yakin upaya pencegahan dan penanganan Karhutla di tahun-tahun mendatang akan semakin maksimal," tambahnya.

Sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat dianggap krusial dalam menekan risiko kebakaran hutan dan lahan, khususnya di wilayah sekitar perusahaan, yang sering kali rentan terjadi kebakaran.

Dukungan dari sektor swasta diharapkan dapat memperkuat kapasitas pengendalian Karhutla yang telah dilakukan oleh Pemkab Seruyan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). (FAHRUL/H)