PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sosialisasi Inkubator Literasi Pustaka Nasional berlangsung meriah di Aula Berkah Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Jalan DI Pandjaitan, Palangka Raya.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan atau Dispursip Kalteng ini dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk pegiat literasi, pengelola rumah baca, pustakawan, pendidik, pelajar, dan mahasiswa.

Acara ini menghadirkan beberapa narasumber yang berbagi pengetahuan dan pengalaman mereka dalam bidang literasi. Salah satu narasumber utama, Edi Wiyono yang juga merupakan pimpinan redaksi Perpusnas Press, mengajak para peserta untuk aktif dalam gerakan literasi melalui menulis.

"Menulis apa saja dengan latar belakang apa pun profesi kita. Menulis itu berpikir kritis," ujar Edi dalam rilis yang diterima Borneonews pada Rabu, 23 Oktober 2024.

Edi menekankan pentingnya menulis sebagai bentuk investasi eksplorasi gagasan. Menurutnya, semangat yang harus dibangun adalah menulis sebagai cara untuk mengembangkan pemikiran kritis dan kreatif.

"Menulis adalah cara kita untuk berpikir kritis dan mengembangkan ide-ide baru. Literasi adalah kunci untuk masa depan yang lebih baik," tambahnya.

Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan minat baca dan menulis di kalangan masyarakat Kalimantan Tengah. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan dapat melahirkan penulis-penulis baru yang mampu menghasilkan karya-karya berkualitas.

"Kami berharap kegiatan ini dapat mendorong masyarakat untuk lebih aktif dalam dunia literasi," kata Plh Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Tengah, Arthur Mukkun.

Para peserta yang hadir tampak antusias mengikuti setiap sesi yang disajikan. Mereka mendapatkan banyak wawasan baru tentang pentingnya literasi dan bagaimana menulis dapat menjadi alat untuk perubahan sosial.

"Ini adalah kesempatan yang sangat berharga bagi kami untuk belajar dan berbagi pengalaman," ujar Lukman Juhara, salah satu peserta.

Dengan berakhirnya acara ini, diharapkan gerakan literasi di Kalimantan Tengah semakin berkembang dan mampu menciptakan masyarakat yang lebih kritis dan kreatif. (TESTI PRISCILLA/H)