BORNEONEWS, Palangka Raya - Sampah, yang selama ini dianggap sebagai masalah, kini diubah menjadi peluang ekonomi di Palangka Raya. Unit Pelaksana Teknik Dinas (UPTD) Pengelolaan Sampah Terpadu Kecamatan Pahandut dan Sebangau memberdayakan masyarakat setempat untuk mengelola sampah melalui program Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R), Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), dan Bank Sampah.
"Kami ingin sampah tidak lagi menjadi beban, tetapi justru menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat," ujar Robi Sarwo Prasojo, Kepala UPTD Pengelolaan Sampah Terpadu Kecamatan Pahandut dan Sebangau, Rabu, 22 Oktober 2024.
UPTD ini mengelola sampah yang dikumpulkan dari masyarakat, yang diperkirakan mencapai 10 ton per hari. Namun, karena keterbatasan sumber daya manusia (SDM), saat ini baru 2 hingga 3 ton ampah yang dapat dikelola setiap harinya.
"Setiap bulan, Bank Sampah di bawah wewenang UPTD berhasil mengelola sekitar 50 ton sampah," tambah Robi.
Untuk mengelola sampah, UPTD menyerahkan tanggung jawab kepada kelompok swadaya masyarakat yang berjumlah 10 orang. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
Sampah yang dikumpulkan kemudian diolah menjadi berbagai produk bermanfaat, seperti kompos, pot bunga, pelet, dan magot untuk pakan ikan dan ayam. Hasil pengolahan ini dipasarkan langsung oleh kelompok swadaya masyarakat, baik secara langsung maupun secara online melalui media Instagram.
"Meskipun pemasaran belum dilakukan secara luas, kami terus berupaya untuk meningkatkannya," imbuh Robi.
Sementara itu, Robi juga berharap masyarakat dapat lebih bijak dalam mengelola dan membuang sampah agar memudahkan para pekerja dan mematuhi Peraturan Daerah (Perda) terkait waktu pembuangan sampah untuk mencegah pembuangan sampah liar.
"Melalui program ini diharapkan dapat menjadi contoh dalam mengelola sampah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa sampah bukanlah masalah, tetapi peluang untuk menciptakan ekonomi yang lebih baik," pungkasnya. (PATHUR/H)









