PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) terkait kebijakan dalam Penanganan Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), Rabu, 23 Oktober 2024.

Acara ini diadakan di Relax Resto Indonesia dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan serta masyarakat setempat.

Kepala Dinsos Kobar, Daoed, menjelaskan bahwa kegiatan FKP ini dilaksanakan untuk menindaklanjuti Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Nomor 16 Tahun 2017 tentang Pedoman Penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik.

"Standar pelayanan adalah tolok ukur dalam menyelenggarakan pelayanan publik. Komponen ini akan menjadi acuan utama dalam menilai efektivitas dan kepuasan layanan," kata Daoed.

Dalam acara tersebut, Kabag Ortal Eddy Kusnandar, menekankan pentingnya seragamnya komponen dalam penanganan pengaduan serta penerimaan saran dan masukan.

"Dengan adanya komunikasi dua arah yang baik, diharapkan akan tercapai kesepahaman dalam standar pelayanan," ujar Eddy.

FKP ini juga bertujuan untuk mendengarkan langsung aspirasi dari masyarakat dan berbagai pihak terkait, sehingga peningkatan kualitas pelayanan dapat terus dilakukan. Setiap peserta diberi kesempatan untuk menyampaikan pendapat dan saran mereka demi perbaikan pelayanan sosial.

Sekretaris Dinsos Kobar Sanitro, yang memimpin jalannya diskusi, menyampaikan harapannya agar hasil dari FKP ini mampu membawa perubahan positif dalam pelayanan Dinsos.

"Kami berharap seluruh saran dan masukan yang diterima hari ini dapat membantu kami dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," ujar Sanitro.

Para peserta FKP tampak aktif memberikan masukan mengenai berbagai aspek pelayanan yang mereka alami. Hal ini menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap peningkatan pelayanan publik, khususnya dalam bidang kesejahteraan sosial.

"Kami berkomitmen untuk terus memperbaiki dan menyempurnakan pelayanan kepada masyarakat, agar Dinsos Kobar bisa menjadi pelayan publik yang lebih baik," pungkasnya. (DANANG/H)