BORNEONEWS, Sampit – Anggota Fraksi Golkar DPRD Kotawaringin Timur, Riskon Fabiansyah menegaskan pentingnya optimalisasi kinerja anggaran oleh pihak eksekutif.
Ia meminta agar realisasi APBD murni dan pendapatan daerah yang selama ini dinilai belum maksimal segera diperbaiki.
"Mengingat waktu efektif tinggal dua bulan hingga akhir tahun anggaran 2024, kami meminta pihak eksekutif terus memperbaiki kinerja. Hal ini penting agar tidak terjadi kendala pada pelaksanaan program dan anggaran yang sudah kita amanatkan sebelumnya," kata Riskon Fabiansyah, Rabu, 23 Oktober 2024.
Riskon menekankan bahwa sisa waktu yang ada harus dimanfaatkan dengan maksimal demi menghindari hambatan dalam capaian program.
"Apabila tidak dilaksanakan dengan optimal, ini akan berdampak buruk pada kinerja dan tanggung jawab yang telah kita tetapkan bersama," tambahnya.
Ia berharap dalam dua bulan terakhir ini, semua pihak bekerja keras untuk memastikan seluruh target dan anggaran dapat tercapai sesuai perencanaan.
Langkah ini, menurut Riskon, sangat penting agar tidak ada penundaan atau masalah administrasi di akhir tahun anggaran.
Selain menyoroti realisasi APBD, Riskon juga mengingatkan eksekutif untuk fokus meningkatkan kinerja pendapatan daerah.
Menurutnya, pendapatan daerah yang belum optimal berpotensi menghambat program pembangunan jika tidak segera diperbaiki.
"Pendapatan daerah harus digenjot. Ini sudah kami sampaikan sebelumnya, dan kami harap sekarang dapat direspon dengan serius," ujarnya.
Ia berharap seluruh proses administrasi dan pelaksanaan anggaran berjalan sesuai aturan, sehingga tidak ada program yang terbengkalai di akhir tahun.
Riskon mengajak semua pihak untuk bersinergi dan memastikan penggunaan anggaran tepat sasaran demi kesejahteraan masyarakat Kotim. (DEWI PATMALASARI/R)









