BORNEONEWS, Kapuas - Sepeda motor roda tiga merek KTM bantuan Kementerian Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi, yang disalurkan melalui Transmigrasi Kabupaten Kapuas dan dibagikan kepada lima desa, di Kabupaten Kapuas, salah satunya rusak berat. Kini motor tak bisa dipergunakan sama sekali.
Kades Kahuripan Permai B-4, Kecamatan Dadahup Kapuas Kalteng, Gigih, Kamis (1/9/2016) mengatakan, motor roda tiga baru setengah bulan diterima dan dipergunakan. Kemudian ketika dipakai mengangkut 8 dus air mineral gelas dan 3 bungkus beras masing-masing berat 5 kg dari Kapuas menuju Desa Kahuripan, mendadak mesinnya mati di daerah Tajepan.
"Saya heran piston motor KTM bisa jebol," ujar Gigih.
Masalah ini sudah disampaikannya kepada Kepala Dinas Transmigrasi Kapuas. Namun tak ada jawaban yang memuaskan. Akhirnya mesin yang rusak diperbaiki dengan biaya sendiri.
Terpisah Tukio, selaku Kasi Pengembangan Usaha Dinas Transmigrasi Kapuas yang ditemui mengatakan, pihaknya hanya sebatas sebagai penyalur. Sedangkan motor KTM dikirim dari Kementerian Desa, PDT dan transmigrasi. Ia menyebutkan, pihak Transmigrasi Kapuas hanya sebagai penerima barang dan bantuan itu dari pusat. "Kita hanya menyalurkan bantuan dari pusat ke beberapa desa." (DJEMMY NAPOLEON/N).








