SUKAMARA –

BORNEONEWS, Sukamara - Pj Sekda Sukamara, Yofi Yudistira mengatakan bahwa pentingnya sinergi antar instansi untuk mempercepat penanganan TBC di wilayah Kabupaten Sukamara.

"Kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat sangat diperlukan untuk mencapai target eliminasi TBC," kata Yofi Yudistira pada acara rakor percepatan pembangunan tuberkulosis di aula Bappeda Sukamara, Kamis 24 Oktober 2025.

Menurut dia, untuk mencapai eliminasi TBC, maka petugas kesehatan, pemerintah desa, komunitas, seluruh pengawas dan stakeholder lainnya dapat memberikan dukungan dan pendampingan bagi para pasien TBC.

Selain itu juga perlu peningkatan pelibatan layanan program TBC disetiap fasilitas pelayanan kesehatan yang ada di Bumi Gawi Barinjam.

“Perlu penanganan yang tepat dan langkah yang konkret, untuk itu pemerintah daerah sudah membentuk tim penanggulangan untuk penanganan masalah TBC ini,” ujarnya.

“Saya juga mengingatkan apabila Tim Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis (TP2TB) dan rencana aksi daerah menghadapi kendala agar segera melapor untuk evaluasi lebih lanjut terutama terkait kebijakan dan perencanaan pembangunan daerah,” pesannya Yofi.

PJ Sekda Sukamara menambahkan, rapat koordinasi percepatan penanggulangan tuberkulosis merupakan amanah dari Pemerintah Pusat, sebagai upaya untuk penanganan TBC yang sampai saat ini masih banyak terjadi di Indonesia dan menjadi negara ke-2 dengan jumlah kasus terbanyak di dunia. (NORHASANAH/H)