BORNEONEWS, Kuala Kurun - Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Gunung Mas Jhonson Ahmad mengatakan bahwa kegiatan Musabaqah Tilawatil Alquran (MTQ) tidak sekadar perlombaan.
"Perlu disadari bahwa kegiatan MTQ dan FSQ bukan hanya semata-mata bersifat lomba, melainkan lebih dari pada itu adalah merupakan media atau sarana dalam pembinaan ke-agamaan umat sehingga nilai-nilai Alquran dapat menghiasi dalam pola hidup sehari-hari," kata Jhonson, Kamis, 24 Oktober 2024.
MTQ ke-17 juga sebagai salah satu wadah untuk memilih qari dan qariah terbaik di semua cabang lomba sebagai persiapan untuk mengikuti MTQ ke-31 tingkat Provinsi Kalimantan Tengah pada Bulan Desember 2024.
Selain itu tentu pihaknya berharap, semoga dengan semangat MTQ Ke-17 Tingkat Kabupaten Gunung Mas, menjadi stimulus dan sekaligus penghargaan serta penghormatan kepada masyarakat Kabupaten Gunung Mas yang sedang giat-giatnya berbenah membangun Kabupaten Gunung Mas dalam menyongsong masyarakat Kalimantan Tengah yang maju, sejahtera, bermartabat.
Alquran juga mengandung motivasi, inspirasi dan solusi yang bernilai tinggi dalam membina kebahagiaan dan kesejahteraan hidup umat manusia.
"Berkenaan dengan itu kita harus berupaya agar nilai-nilai Alquran dapat menjadi contoh kehidupan sehari-hari, untuk itu kita harus menggali isi dan kandungan Alquran serta menyelami makna dan hikmahnya," jelasnya.
Kegiatan MTQ ke-17 Kabupaten Gunung Mas dilaksanakan di Kecamatan Rungan pada 23-26 Oktober 2024. Ada 7 kafilah yang mengikuti MTQ tersebut 9 cabang lomba yang dipertandingkan. (RISKA YULYANA/R)









