BORNEONEWS, Kobar - Jebolan SMK dituntut menjadi ahli dan profesional. Persaingan dunia kerja sudah semakin ketat. Selain keahlian, dibutuhkan tenaga kerja profesional. Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Bambang Purwanto berharap lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) di bumi Marunting Batu Aji, ahli dan profesional.
"Menghadapi masyarakat ekonomi asia (MEA), lulusan SMK harus ahli dan profesional," ujar Bupati Kobar, Bambang Purwanto, di Pangkalan Bun, Jumat (2/9/2016).
Menyinggung terkait lapangan kerja, Bambang menilai masalah pengangguran di Kabupaten Kobar bukan semata karena faktor keahlian yang kurang memadai, melainkan juga kesempatan kerja. "Jika lapangan kerja kurang, lulusan SMK harus mampu menciptakannya. Makanya harus profesional," ujarnya.
Bambang juga menekankan perlunya peningkatan mutu di SMK. Memunculkan keterkaitan yang lebih tinggi antara yang diajarkan dan yang dibutuhkan di dunia kerja.
"Siap kerja harus tetap dikejar. Karena perubahan di dunia ekonomi begitu cepat. Namun, kemampuan menciptakan tenaga profesional juga harus mulai dipikirkan," kata orang nomor satu di Kobar itu.
Ia kembali menegaskan, saat ini yang dibutuhkan bukan semata lulusan siap kerja. Namun tenaga profesional yang mampu membuka lapangan pekerjaan.
"Orientasinya bukan semata siap kerja, tapi siap menciptakan lapangan kerja," tandas Bambang. (FAHRUDDIN FITRIYA/N).








