BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Melalui siaran edukasi kesehatan di RSPD, dr. Erny Indrawati dari Promkes RSUD dr H Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas memberikan panduan untuk mencegah gangguan keseimbangan elektrolit pada Kamis, 24 Oktober 2024.
Cara paling sederhana adalah menjaga hidrasi tubuh dengan minum air putih yang cukup, terutama saat beraktivitas fisik berat.
"Selain itu, saat seseorang mengalami diare atau muntah, penting untuk mengonsumsi minuman yang mengandung elektrolit atau oralit untuk mencegah dehidrasi," kata dr Erny.
Ia menjelaskan, untuk mengatasi gangguan elektrolit, beberapa metode perawatan yang umum digunakan meliputi pemberian cairan infus, suplemen mineral, serta obat-obatan yang membantu mengembalikan keseimbangan elektrolit dengan cepat.
Pada kasus-kasus berat, seperti kerusakan ginjal akut, prosedur hemodialisa (cuci darah) mungkin diperlukan. Ia juga menyarankan untuk membatasi konsumsi minuman berkarbonasi, berenergi, serta alkohol.
"Dengan menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh, seseorang dapat mencegah terjadinya komplikasi serius yang bisa berdampak pada organ vital seperti jantung dan ginjal," pungkasnya. (DODI/R)








