PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Muis menyoroti rendahnya peringkat literasi di Indonesia.

Hal ini disampaikannya dalam Peringatan 100 tahun A.A. Navis di Palangka Raya yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah di Hotel Best Western Batang Garing. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Bulan Bahasa 2024 dan dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk pegiat sastra, dosen, guru, mahasiswa, dan siswa.

"Kita berharap melalui membaca sastra, gairah membaca dan menulis dapat dibangkitkan. Ini perlu disikapi dengan keinginan dan gerakan untuk berubah melalui upaya menggiatkan langkah bersama berliterasi penuh konsistensi," kata Muis dalam keterangan resminya pada Kamis, 24 Oktober 2024.

Muis mengajak hadirin untuk memaknai karya sastra. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya membaca karya sastra sebagai upaya memahami kehidupan dan menata hidup agar lebih bermakna serta memberikan manfaat.

Acara ini diisi dengan berbagai kegiatan menarik yang melibatkan para peserta. Mereka diajak untuk membaca dan menyelami karya-karya A.A. Navis yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan pelajaran bermakna. Karya-karya A.A. Navis kembali menarik perhatian dan relevan untuk dibaca.

Peringatan ini menjadi momen penting untuk mengenang dan menghargai kontribusi A.A. Navis dalam dunia sastra Indonesia. Karya-karyanya yang kritis dan penuh makna diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus menulis dan berkontribusi melalui tulisan.

Muis menutup acara dengan pesan inspiratif.

"Peringatan 100 tahun A.A. Navis dapat dijadikan sebagai cemeti untuk mengambil pelajaran semangat menulis dan berkontribusi untuk negara melalui tulisan," katanya.(TESTI PRISCILLA/R)