PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Gelar Wicara berlangsung dalam kegiatan Peringatan 100 tahun A.A. Navis di Palangka Raya yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah di Hotel Best Western Batang Garing.

Narasumber pertama, Dr Ibnu Wahyudi memaparkan materi diskusi berjudul Satire Navisian: Gaya Satire Khas A.A. Navis. Narasumber kedua, Taufiqurrahman mempresentasikan salindia yang berjudul Pengaruh Sastra Karya A.A. Navis Terhadap Aspek Perubahan Positif Perkembangan Jiwa Gen-Z, Milenial, dan Alpha.

Paparan kedua narasumber pun memantik dialog dengan para peserta. Dapat dicatat bahwa semua sepakat bahwa karya-karya A.A. Navis mengingatkan kita untuk hidup dalam keseimbangan.

"Kita harus peduli untuk membangun kemaslahatan sosial di samping tetap taat beribadah kepada Tuhan Yang Maha Esa," kata Ibnu.

Membaca karya sastra juga kata Taufiqurrahman dapat memberikan makna positif dan menguatkan karakter bagi pembacanya, termasuk para generasi muda.

"Tentu saja ini perlu dilanjutkan dengan membaca beragam bacaan yang baik. Hal yang juga sangat penting juga setelah membaca kita juga harus banyak menulis untuk lebih mengasah daya kritis dan kreatifitas kita," tuturnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Bulan Bahasa 2024 dan dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk pegiat sastra, dosen, guru, mahasiswa, dan siswa.(TESTI PRISCILLA/R)