PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Direktur Jenderal Bimas Katolik Kementerian Agama RI, Suparman, secara resmi membuka Kongres Nasional Ke-XIX Pemuda Katolik di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah pada Kamis malam, 24 Oktober 2024. Acara yang berlangsung dari tanggal 24 hingga 27 Oktober 2024 ini dihadiri oleh lebih dari 500 peserta dari berbagai Komisariat Daerah atau Komda dan Komisariat Cabang atau Komcab di seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya, Suparman menyampaikan apresiasi atas tema kongres yang diusung, yaitu “Komitmen Pemuda Katolik Mengawal Keberlanjutan Pembangunan Menuju Indonesia Emas 2045”.

"Tema ini sangat relevan dan menunjukkan peran strategis Pemuda Katolik dalam proses pembangunan nasional, khususnya dalam menyongsong usia 100 tahun Indonesia pada tahun 2045," kata Suparman.

Suparman menekankan bahwa kongres ini memiliki beberapa tujuan penting yang diyakini dapat memperkuat fondasi organisasi Pemuda Katolik. Salah satunya adalah perubahan dan penetapan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga, serta memastikan bahwa organisasi ini mampu beradaptasi dengan tantangan zaman.

"Pemuda Katolik harus tetap relevan dan progresif dalam menjawab berbagai tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia," ujar Suparman.

Ia juga yakin bahwa Pemuda Katolik mampu menjadi bagian penting dalam upaya mewujudkan Indonesia yang lebih maju, adil, dan makmur.

Sementara itu, Ketua Kongres Nasional Ke-XIX Pemuda Katolik, Bama Adiyanto, mengungkapkan rasa bangganya terhadap panitia pelaksana yang telah bekerja keras untuk menyukseskan kegiatan ini. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah provinsi dan kota Palangka Raya, serta Keuskupan Palangka Raya atas dukungan penuh yang diberikan.

Bama menambahkan bahwa kongres ini merupakan momentum penting bagi Pemuda Katolik untuk memperkuat komitmen dan sinergi dalam pembangunan nasional.

"Saya sangat bangga pada panitia pelaksana yang sangat solid bekerja mempersiapkan kegiatan ini didampingi Ketua Komda Kalteng Freddy Simamora," ujarnya.

Kongres ini juga diharapkan dapat menghasilkan keputusan-keputusan strategis yang akan membawa organisasi Pemuda Katolik semakin maju dan berkontribusi positif bagi bangsa dan negara.

"Kami berharap kongres ini dapat menjadi ajang untuk memperkuat solidaritas dan kerjasama antar anggota Pemuda Katolik di seluruh Indonesia," kata Bama.

Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, Pemuda Katolik siap mengawal keberlanjutan pembangunan menuju Indonesia Emas 2045. (TESTI PRISCILLA/j)