PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Aksi pencurian anjing kembali meresahkan warga Kota Palangka Raya. Dalam sepekan terakhir, sejumlah kasus pencurian hewan peliharaan ini terjadi dengan modus terbaru menggunakan jerat untuk melumpuhkan anjing.

Salah satu kejadian yang terekam CCTV terjadi di Jalan C Bangas, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya. Falentino (34), pemilik anjing yang dicuri, menceritakan bahwa ia baru menyadari kehilangan anjingnya setelah memeriksa rekaman CCTV di depan rumahnya.

"Seharian ini saya mencari anjing saya, tapi tidak terlihat. Saya panggil juga tidak datang, biasanya selalu respon kalau dipanggil namanya. Karena saya penasaran, saya coba cek CCTV, ternyata anjing saya dicuri orang subuh tadi," ungkap Falentino, Jumat, 25 Oktober 2024.

Rekaman CCTV menunjukkan pelaku menggunakan sepeda motor matic berboncengan, masuk dari arah Jalan William AS dan mengarah ke Jalan C Bangas 3. Peristiwanya terjadi sekitar pukul 03.48 WIB.

"Anjing saya memang suka tidur atau duduk di luar pagar. Anjing saya terlihat tidak diracun, namun dijerat menggunakan tali. Dari CCTV terlihat anjing saya sempat lari, namun sudah terjerat dengan tali, entah di lehernya atau di badannya, lalu pelaku langsung tancap gas," jelasnya.

--page

Falentino berharap, kepolisian dapat mengintensifkan patroli di daerah-daerah rawan seperti Jalan C Bangas, karena menurutnya, kejadian pencurian anjing ini sudah sering terjadi dan berulang.

"Kita minta kepada kepolisian bisa menindak tegas pelakunya. Setidaknya ada efek jera bagi kawanan maling yang pasti sudah terorganisir tersebut. Kami mohon dengan pihak kepolisian bisa respon keluh kesah kami ini," tegasnya.

Kasus pencurian anjing di Palangka Raya sebelumnya juga terjadi di Jalan Kinibalu dan Jalan Batu Suli. Di lokasi tersebut, ditemukan barang bukti daging ayam yang dililitkan benang dan tisu yang berisi racun potas.

Namun, modus terbaru yang terjadi di Jalan C Bangas menggunakan jerat untuk melumpuhkan anjing, menunjukkan bahwa para pelaku semakin berani dan lihai dalam menjalankan aksinya. Kepolisian diharapkan dapat segera mengungkap kasus ini dan menangkap para pelaku. (PATHUR/Y)