BORNEONEWS, Palangka Raya - Rektor IAIN Palangka Raya yang diwakili oleh Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik dan Kemahasiswaan, Rofikatul, menyatakan bahwa produk investasi syariah saat ini sudah semakin dikenal, sehingga mahasiswa didorong untuk lebih bijak dalam mengelola keuangan.
"Produk investasi keuangan syariah seperti Reksa Dana syariah, Saham syariah, dan Obligasi Syariah/Sukuk saat ini semakin meluas dikenal oleh masyarakat," kata Rofikul dalam rilis OJK Kalteng pada Jumat, 25 Oktober 2024.
Hal ini disampaikan Rofikul saat mengisi Seminar Nasional Gebyar Investasi Syariah 2024 di Aula Utama IAIN Palangka Raya yang diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah.
"Saya harap dengan adanya investasi syariah yang saat ini semakin bertumbuh, dapat mendorong generasi muda yang lebih cerdas dalam berinvestasi" ujar Rofikatul lagi.
Seminar yang bertema “Investasi Cerdas, Masa Depan Berkualitas” ini diadakan dalam rangka memperingati hari jadi ke-8 Galeri Investasi Syariah IAIN Palangka Raya. Acara ini dihadiri oleh berbagai pejabat penting, termasuk Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Kepala Divisi Pasar Modal Syariah PT Bursa Efek Indonesia, dan Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah.
--page
Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz, menekankan pentingnya diversifikasi dalam investasi syariah.
"Diversifikasi produk pasar modal penting untuk meminimalisir risiko kerugian dalam investasi. Variasi produk di Pasar Modal memberikan berbagai alternatif instrumen investasi yang dapat disesuaikan dengan risk appetite masing-masing investor," jelas Primandanu. (TESTI PRISCILLA/Y)









