BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kobar Expo yang merupakan rangkaian peringatan HUT Kotawaringin Barat ke-65, bakal digelar pada 26 Oktober - 2 November 2024.
Kabid Perdagangan, Dinas Perindagkop UKM Kotawaringin Barat (Kobar), Muhammad Suhendra, Jumat, 25 Oktober 2024 mengatakan, proses penyiapan tenda atau stand kegiatan yang dilaksanakan di Lapangan Sampuraga, Jalan Sutan Syahrir Pangkalan Bun tersebut, telah dilakukan sejak beberapa hari lalu.
Menurut Muhammad Suhendra, kegiatan Kobar Expo 2024 ini memang sedikit berbeda dari gelar ajang serupa pada tahun sebelumnya.
"Sebagai contoh dari sisi tempat. Biasanya kegiatan ini digelar di Pangkalan Bun Park. Tetapi lantaran lokasi tersebut kini sedang ada proyek pembangunan dari Dinas PUPR. Sehingga lokasi Kobar Expo 2024 ini dipituskan dilaksanakan di Lapangan Sampuraga," jelas Muhammad Suhendra.
Muhammad Suhendra mengatakan, lokasi di Stadion Sampuraga tidak bisa mengakomodir banyak stand atau lapak UMKM karena kondisi tempat terbatas. Namun demikian, dia berharap, pelaksanaan Kobar Expo berjalan dengan lancar dan sukses.
"Untuk itulah kami mengajak seluruh masyarakat untuk meramaikan dan mensukseskan event tahunan ini. Karena akan ada stand-stand yang menghadirkan produk-produk lokal, ekonomi kreatif pelaku UMKM,” jelas Muhammad Suhendra.
--page
Muhammad Suhendra melanjutkan, terkait stand expo, tiap SOPD diberi satu tempat. Tetapi jika ingin menambah tempat, tentunya harus membayar.
"Hal ini sudah sesuai instruksi Pj Bupati Kobar, SOPD yang diutamakan adalah stand SOPD yang mempunyai pelayanan secara langsung. Sebagai contoh Disdukcapil, RSUD, Dinas yang membidangi Perizinan, Pelayanan Pajak dan lainnya,” jelas Muhammad Suhendra.
Muhammad Suhendra menambahkan, pihak Disperindagkop UKM Kobar juga meminta maaf bahwa tidak bisa mengakomodir para UMKM yang jumlahnya cukup banyak di Kobar.
"Sehingga berbagai produk dari masing-masing kecamatan bisa melalui koordinasi pihak kecamatan sebagai perwakilan, juga bisa tampil dalam expo. Kami memohon maaf kali ini, tidak bisa mengakomodir Pedagang Kaki Lima (PKL) karena lokasi yang terbatas. Tetapi harapannya Kobar Expo kali ini tidak mengurangi semangat dalam memeriahkan rangkaian HUT Kobar ke 65," jelas Muhammad Suhendra.
Saat ini, tambah dia, merupakan waktu menjelang Pilkada. Dia berharap, semua pihak secara bersama menjaga dan tidak ada gambar Paslon yang dipasang karena dapat berpotensi menimbulkan persoalan.
"Kami berharap dengan adanya Kobar Expo ini, beragam manfaat bisa dirasakan, mulai dari pameran produk lokal, ekonomi kreatif, UMKM dan hiburan, bisa dinikmati masyarakat," demikian kata Muhammad Suhendra. (WAHYU KRIDA/Y)









