PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Puruk Cahu - Plt. Sekda Kalteng, Katma F. Dirun didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kalteng Suyuti Syamsul dan Kalaksa BPBPK Prov. Kalteng Ahmad Toyib memantau bencana banjir di Kabupaten Murung Raya, Kamis 24 Oktober 2024.

Dalam pemantauan ini dia turut mendistribusikan paket logistik di Kelurahan Beriwit dan Desa Juking Pajang, Kecamatan Murung.

Katma F. Dirun menyerahkan secara simbolis paket bantuan sembako yang berisikan beras 15 Kg, Gula, Kopi, ikan kaleng kemasan dan Minyak Goreng. Paket bantuan sudah dikirim oleh Pemprov Kalteng beberapa hari sebelumnya.

Katma F. Dirun mengatakan bantuan logistik yang didistribusikan adalah bentuk kepedulian Gubernur Kalteng Sugianto Sabran kepada masyarakat  terdampak banjir.

“Gubernur menugaskan kami untuk memastikan langsung bantuan tepat sasaran dan tepat tujuan kepada masyarakat yang terdampak,” ucapnya.

Meski debit air sudah mulai menurun, namun kewaspadaan harus terus ditingkatkan, mengingat saat ini masih musim penghujan dan dikhawatirkan debit air menurun, tapi sebetulnya turun ke daerah lainnya seperti Barito Utara dan Barito Selatan.

“Debit air sudah turun di Murung Raya, informasinya di Barito Utara juga sudah mulai turun. Namun kita tetap waspada karena saat ini musim penghujan, segala kemungkinan bisa saja terjadi”, tambahnya.

Ia menambahkan bahwa sesuai instruksi Gubernur Kalteng, semua sektor terlibat dalam penanganan banjir di Murung Raya.

"Selain BPBPK sebagai sektor utama penanganan ini, kita sudah menurunkan tim kesehatan dan juga tim dari dinas sosial. Posko-posko kesehatan, dapur umum semua siap, termasuk sarana untuk evakuasi jika diperlukan”, pungkasnya.

Diberitakan, pada 20 Oktober dan 21 Oktober 2024, Gubernur Kalteng bersama Plt Sekda Kalteng telah melepas Tim Gabungan Reaksi Cepat Pemprov Kalteng membantu tangani dampak banjir di Kabupaten Murung Raya. Sebagaimana yang disampaikan saat melepas Tim Gabungan Reaksi Cepat, di Kabupaten Murung Raya ada 33 kelurahan/desa pada 6 kecamatan yang terkena musibah banjir.

Pada 20 Oktober 2024, tim Gabungan Reaksi Cepat Pemprov Kalteng saat itu sudah membawa berbagai peralatan yang diperlukan seperti perahu boat bermesin, tenda pengungsian, dapur umum, tenda pembatas antara yang berkebutuhan khusus dengan yang masih sehat, serta paket logistik juga dibawa langsung. 

Diwaktu yang bersamaan, Pemprov Kalteng telah mengirimkan bantuan logistik dan peralatan yang dapat membantu korban banjir di Kabupaten Murung Raya. Sebanyak 1.000 paket yang dikirimkan untuk menyuplai dapur umum dan sebagian diarahkan untuk korban bencana langsung.

Kemudian pada 21 Oktober 2024, Pemprov Kalteng telah mengirimkan paket bantuan tahap dua untuk membantu masyarakat di Kabupaten Murung Raya sebanyak 4.297 paket. 

Setiap paket terdiri dari 10kg beras, 1 kg gula pasir, 1 botol minyak goreng (1 liter), 1 kaleng sarden, 1 bungkus kopi 150gram, 10 bungkus mie instan, 2000 kaleng biskuit Khong Guan serta obat-obatan. (MMC)