BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Rutan Kelas IIB Kuala Kapuas menunjukkan komitmennya dalam membina warga binaan melalui pendekatan spiritual.
Pada Jumat, 25 Oktober 2024, kegiatan rutin Pasraman Dharma Sastra kembali dilaksanakan di aula Rutan, bekerja sama dengan Kementerian Agama Kabupaten Kuala Kapuas.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengajaran agama kepada warga binaan beragama Hindu, dengan harapan dapat memperkuat mental dan spiritual mereka selama masa tahanan.
Dalam kegiatan tersebut, warga binaan diajak untuk mendalami ajaran Sraddha, Tattwa, Susila, serta Acara Sadhana, yang menjadi dasar moralitas dalam kehidupan.
Melalui pemahaman nilai-nilai ini, diharapkan warga binaan mampu mengalami perubahan positif dan membentuk kesadaran diri yang lebih baik untuk kembali ke masyarakat.
Kepala Rutan Kelas IIB Kuala Kapuas, Daniel Kristianto, menyampaikan melalui kegiatan Pasraman ini, ia berharap warga binaan dapat lebih memahami nilai-nilai kehidupan yang sesungguhnya dan memperbaiki diri selama di sini.
"Program ini adalah bagian dari pembinaan integral yang bertujuan membekali mereka dengan keterampilan spiritual untuk kehidupan di luar nanti," katanya.
Pasraman Dharma Sastra menjadi salah satu program unggulan dalam pembinaan di Rutan Kelas IIB Kuala Kapuas, yang tidak hanya berfokus pada pembinaan fisik tetapi juga mental dan spiritual.
"Dengan adanya kerja sama yang erat dengan Kementerian Agama Kabupaten Kuala Kapuas, program ini diharapkan dapat terus memberikan dampak positif dan manfaat nyata bagi warga binaan," pungkasnya. (DODI/j)









