PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya pun melakukan pemantauan debit air di beberapa lokasi yang terdampak.

"Kami terus memantau debit air di beberapa titik yang rawan banjir," ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Palangka Raya, Heri Fauzi, saat dikonfirmasi, Sabtu, 26 Oktober 2024.

Berdasarkan pantauan BPBD, di Jalan Pelatuk VI dan VII, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, debit air mencapai 55 sentimeter di atas badan jalan.

Kondisi ini membuat aktivitas warga terganggu dan mereka terpaksa menggunakan perahu untuk beraktivitas. Panjang jalan yang terendam air mencapai 300 meter dan sekitar 60 kepala keluarga terdampak.

Di Jalan Anoi, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya, debit air terpantau 19 sentimeter di atas badan jalan. Namun, aktivitas masyarakat di sekitar lokasi masih berjalan normal. Panjang jalan yang terendam air mencapai 100 meter.

--page

Sementara itu, di Jalan Tumbang Rungan, Kelurahan Tumbang Rungan, Kecamatan Pahandut, debit air terpantau 8 sentimeter di bawah badan jalan. Aktivitas masyarakat di sekitar lokasi pun berjalan normal.

BPBD Kota Palangka Raya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi banjir.

"Masyarakat diminta untuk selalu memantau informasi terkini terkait kondisi cuaca dan debit air. BPBD juga siap memberikan bantuan dan evakuasi jika diperlukan," pungkasnya. (PATHUR/Y)