BORNEONEWS, Sampit - Kunjungan edukatif siswa-siswi TKIT Asiah Sampit ke Kantor Pemadam Kebakaran Kabupaten Kotawaringin Timur berlangsung lancar dan penuh keseruan, Sabtu, 26 Oktober 2024. .
Kegiatan ini dihadiri oleh 125 murid dan 13 guru, serta disambut dengan hangat oleh Plt Kadis Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kotim Atimaraahini.
Dalam kunjungan ini, anak-anak mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang mendidik, di antaranya pengenalan institusi pemadam kebakaran, pengenalan alat pemadaman kebakaran, pengenalan alat rescue, termasuk APD, tandu, dan alat rescue umum, simulasi evakuasi gempa bumi dan kebakaran, aktivitas bermain air.
Selain itu, anak-anak juga diberi kesempatan untuk bertanya dan berinteraksi dengan petugas, yang dengan sabar menjelaskan tugas dan tanggung jawab mereka.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala TKIT Asiah Panca Wahyu Kusumaningrum mengatakan, kunjungan tersbeut sangat penting untuk membekali anak-anak dengan pengetahuan tentang keselamatan dan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat.
"Kami berharap pengalaman ini dapat menumbuhkan rasa hormat dan apresiasi terhadap profesi pemadam kebakaran. Selain itu juga menjadi pengalaman berharga bagi anak-aanak,” harap Panca Wahyu.
Sementara, Ketua Yayasan Pendidikan Asiah, Ustadz Rahmad Hidayat, LC, menambahkan, kegiatan di luar sekolah seperti ini sangat bermanfaat untuk memberikan pengenalan yang nyata kepada anak-anak. Dan ini merupakan bagian dari komitmen pihaknya untuk menyediakan pembelajaran yang menarik dan bermanfaat bagi siswa.
"Yang terpenting bagi kami yakni memberikan pengenalan dan edukasi yang baik, terutama ilmu agama dan yang kedua edukasi sekitar lingkungan," terang Ustadz Rahmad.
Kegiatan di luar sekolah ini rutin dilakukan sekali dalam sebulan, sebagai langkah untuk memberikan pengenalan yang lebih luas kepada anak-anak. Hal ini diharapkan dapat memberikan pengalaman yang baik dan berharga bagi mereka.
Dengan kegiatan seru ini, TKIT Asiah membuktikan bahwa sekolah berbasis agama tetap bisa belajar dengan cara yang menyenangkan. Kegiatan seperti ini juga akan terus dilaksanakan untuk mempersiapkan generasi yang tanggap dan peduli terhadap lingkungan. (MUHAMMAD HAMIM)









