SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) nomor urut 3, Rudini dan Paisal berkomitmen untuk memperbaiki sistem Corporate Social Responsibility (CSR) agar manfaatnya lebih terasa bagi masyarakat. Hal ini disampaikan dalam debat kandidat Pilkada Kotim pada Sabtu, 26 Oktober 2024.

Calon Wakil Bupati Kotim Paisal Damarsing mengakui bahwa program CSR dari Perusahaan Besar Swasta (PBS) yang ada di wilayah Kotim saat ini belum berjalan secara efektif. Ia menegaskan perlunya perbaikan sistem agar program tersebut benar-benar bisa menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Kami setuju bahwa program CSR dari PBS di sekitar kita harus dimanfaatkan. Namun, pada kenyataannya di lapangan, program ini tidak efektif dan tidak sampai ke masyarakat,” kata Paisal.

Paisal menyatakan jika terpilih, mereka akan melakukan musyawarah intensif antara PBS dan masyarakat untuk memperbaiki implementasi CSR.

“Ke depan, kami akan memastikan bahwa setiap program CSR dijalankan dengan baik melalui koordinasi antara perusahaan dan masyarakat,” imbuhnya.

Selain itu, Paisal menekankan komitmennya untuk melestarikan hutan dan menjaga kawasan lingkungan.

“Secara strategis, kami akan mengadakan perundingan dengan masyarakat dan perusahaan agar kegiatan perkebunan tetap memperhatikan aspek lingkungan,” ujarnya.

Calon Bupati Kotim nomor urut 3, Rudini Darwan Ali mengatakan, selama pengalaman duduk di DPRD, permasalahan tentang PBS sudah sering menjadi sorotan masyarakat.

Menurutnya, keterlibatan pemerintah sangat penting untuk memastikan perusahaan menjalankan kewajibannya dengan benar.

“Masalah ini sudah menjadi isu klasik sejak lama. Masyarakat selalu meminta adanya kebijakan yang tegas terkait implementasi CSR agar benar-benar bermanfaat,” ujar Rudini. (DEWI PATMALASARI/R)