PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia atau Prodi PBSI, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Palangka Raya atau FKIP UPR kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan Penyuluhan Bahasa dan Sastra Indonesia. Kegiatan ini secara resmi dilepas oleh Wakil Dekan 1 FKIP UPR, Dr Eli Karliani dan akan dilaksanakan di SMPN 5 Katingan Hilir pada tanggal 28 hingga 29 Oktober 2024.

Ketua Program Studi PBSI, Alifiah Nurachmana menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan mahasiswa.

"Setiap tahun, mahasiswa PBSI memang selalu melakukan kegiatan Penyuluhan ke sekolah-sekolah. Tahun ini kita ke SMPN 5 Katingan Hilir," kata Alifiah kepada Borneonews pada Minggu, 27 Oktober 2024.

Sementara itu dalam acara pelepasan yang berlangsung di kampus FKIP UPR, Eli Karliani menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya universitas untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah.

"Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi para siswa dan juga menjadi pengalaman berharga bagi para mahasiswa kami," ungkapnya.

Sebanyak 184 mahasiswa dan 16 dosen akan terlibat dalam kegiatan penyuluhan ini. Mereka akan memberikan materi tentang bahasa dan sastra Indonesia kepada para siswa SMPN 5 Katingan Hilir. Materi yang disampaikan mencakup berbagai topik, mulai dari tata bahasa, penulisan kreatif, hingga apresiasi karya sastra.

Para mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini telah melalui proses seleksi dan pelatihan yang ketat.

"Kami ingin memastikan bahwa para mahasiswa siap untuk memberikan yang terbaik dalam kegiatan ini. Mereka telah dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan," jelasnya.

Kegiatan penyuluhan ini juga diharapkan dapat menjadi ajang bagi para mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang telah mereka pelajari di bangku kuliah.

"Ini adalah kesempatan bagi mereka untuk belajar dan berkontribusi langsung kepada masyarakat. Kami berharap mereka dapat mengambil banyak pelajaran dari pengalaman ini," tambahnya. (TESTI PRISCILLA/j)