PURUK CAHU –

BORNEONEWS, Puruk Cahu – Pemerintah Kabupaten Murung Raya menggelar sosialisasi Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RPKD) untuk periode 2025-2029, yang dibuka oleh Asisten II Setda Murung Raya, Yulianus, di Aula Kantor Bappedalitbang, belum lama ini.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengkoordinasikan langkah-langkah strategis dalam mengurangi kemiskinan di wilayah Murung Raya.

Sosialisasi ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Tim Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan dari Universitas Gadjah Mada (UGM) yang diwakili oleh Prof. Pande Made Kartanegara secara virtual, Kepala Bappedalitbang Ferry Hardi, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.

Dalam sambutannya, Yulianus menegaskan bahwa penanggulangan kemiskinan bukan hanya soal meningkatkan pendapatan, tetapi juga mencakup akses masyarakat terhadap pendidikan, kesehatan, dan kesempatan partisipasi dalam kegiatan sosial dan ekonomi.

"Kemiskinan adalah tantangan yang memerlukan pendekatan komprehensif dan partisipasi semua pihak," ujar Yulianus.

Penyusunan dokumen RPKD 2025-2029 ini diharapkan menjadi pedoman dalam mengatasi kemiskinan selama lima tahun ke depan. Yulianus mengajak seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait untuk memahami dan mendukung kebijakan ini agar program-program penanggulangan kemiskinan dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.