TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Paju Epat, Kabupaten Barito Timur, menghadiri kegiatan tanam perdana padi gogo untuk musim tanam Oktober-Maret di Kelompok Tani Rungkai Janang, Desa Siong, Senin, 28 Oktober 2024. 

Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang pertemuan rutin untuk memperkuat kerja sama antaranggota kelompok tani dan membahas perluasan areal tanam (PAT) di wilayah tersebut.

Koordinator BPP Paju Epat, Lukmanul Chakim, menjelaskan bahwa penanaman padi gogo, yang dikenal sebagai "Muau" oleh masyarakat Dayak Maanyan, juga mencakup diskusi penting mengenai pengelolaan pertanian. 

"Dalam pertemuan yang turut dihadiri oleh Kepala Desa Siong, kami membahas pengembangan lahan tanam, pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT) menggunakan teknologi Biosaka, serta teknik Pengelolaan Risiko Lingkungan Bencana (PRLB)," ujarnya.

Selain itu, para peserta mendapat pemahaman tentang penanganan penyakit padi pada fase generatif dan vegetatif, termasuk teknik mengatasi hama tungro. Diskusi interaktif diadakan untuk memungkinkan anggota bertukar pengetahuan dan pengalaman dalam mengelola pertanian secara efektif.

--page

“Kegiatan ini merupakan langkah penting untuk meningkatkan hasil produksi dan memperkuat solidaritas antaranggota kelompok. Kami berharap para petani di Desa Siong dapat mengelola lahan secara optimal dan mencapai hasil yang lebih baik,” kata Lukmanul Chakim.

Acara ditutup dengan kebersamaan, di mana seluruh anggota kelompok tani dan penyuluh menikmati lamang, hidangan khas Kalimantan, yang dimasak dan dinikmati bersama. (AGUSTINUS BOLE MALO/Y)