PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-96, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar apel pagi yang istimewa pada Senin, 28 Oktober 2024.

Apel pagi ini tidak hanya sebagai rutinitas, tetapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan kembali semangat persatuan dan kebersamaan dalam mengembangkan SDM yang berkualitas. Kegiatan ini berlangsung di halaman BPSDM, dipimpin Kepala BPSDM Kalteng, Rahmawati.

Apel dihadiri pegawai BPSDM. Rahmawati menyampaikan amanat yang mengingatkan pentingnya semangat Sumpah Pemuda dalam pembangunan sumber daya manusia di Kalimantan Tengah. "Hari ini, kita tidak hanya mengenang sejarah perjuangan pemuda Indonesia, tetapi juga mengajak semua pihak untuk terus berkontribusi demi kemajuan bangsa,” ujar Rahmawati di hadapan peserta apel.

Rahmawati menegaskan bahwa semangat Sumpah Pemuda harus menjadi inspirasi bagi setiap pegawai untuk lebih berinovasi dalam pekerjaannya. Ia mengajak seluruh pegawai untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan mereka agar dapat memberikan dampak yang lebih besar bagi pembangunan Kalimantan Tengah. Semangat kolaborasi dan dedikasi dinilai penting dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada di era modern ini.

Dalam suasana yang penuh khidmat, seluruh peserta apel mengikuti pembacaan naskah Sumpah Pemuda. Pembacaan ini menegaskan kembali nilai-nilai kebangsaan, persatuan, dan kesatuan yang menjadi landasan bagi BPSDM dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat mendorong setiap pegawai untuk bekerja lebih giat dalam mendukung program pemerintah di bidang pengembangan SDM.

Selain itu, Rahmawati juga mengingatkan pentingnya kolaborasi antarpegawai dan lintas instansi untuk menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan produktif. Dengan saling mendukung dan bekerja sama, pegawai BPSDM diharapkan dapat menjadi teladan dalam semangat kebersamaan serta pengabdian kepada masyarakat. Rahmawati berharap bahwa semangat pemuda yang membara di hari ini akan terus terwujud dalam langkah-langkah konkrit untuk membawa perubahan positif.

Upacara apel diakhiri dengan doa bersama, sebagai bentuk harapan dan ikhtiar agar nilai-nilai Sumpah Pemuda terus hidup dalam setiap langkah pembangunan di Kalimantan Tengah. Doa ini juga menjadi simbol penguatan komitmen bersama seluruh pegawai BPSDM untuk senantiasa memberikan yang terbaik dalam pengembangan SDM di provinsi ini.

Dengan demikian, peringatan Sumpah Pemuda ini menjadi refleksi penting bagi seluruh pegawai BPSDM. Tidak hanya mengingatkan akan sejarah, tetapi juga sebagai dorongan nyata untuk berinovasi dan berkolaborasi demi tercapainya tujuan bersama. Semangat persatuan dan kesatuan yang ditanamkan diharapkan menjadi landasan kokoh untuk terus berkontribusi bagi kemajuan Kalimantan Tengah.

Rahmawati menutup amanatnya dengan menyampaikan harapan bahwa seluruh pegawai BPSDM dapat terus mengimplementasikan nilai-nilai Sumpah Pemuda dalam kehidupan sehari-hari. Semangat untuk terus berinovasi dan bekerja sama menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan ke depan. “Mari kita jadikan momentum ini sebagai pendorong untuk meningkatkan kualitas diri, agar kita semua bisa memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah kita,” pungkasnya.

Acara ini tidak hanya memperingati sejarah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi seluruh pegawai untuk berperan aktif dalam mengembangkan potensi mereka. Rahmawati menekankan bahwa pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga pada kesadaran individu untuk terus belajar dan berkembang.

Melalui kegiatan ini, BPSDM Kalimantan Tengah berharap dapat menciptakan generasi yang memiliki semangat kebangsaan tinggi dan siap membangun masa depan yang lebih baik. Dengan semangat persatuan, setiap langkah yang diambil menjadi bagian dari upaya kolektif untuk menciptakan SDM yang berdaya saing tinggi di Kalimantan Tengah. (BPSDM/*/j)