BORNEONEWS, Palangka Raya - Polda Kalimantan Tengah membentuk tim gabungan untuk membantu proses penyelidikan teror pembakaran rumah kosong yang marak terjadi di Kota Palangka Raya.
Tim gabungan ini terdiri dari personel Polda Kalteng dan Polresta Palangka Raya yang akan bekerja sama untuk mengungkap kasus tersebut.
Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol Erlan Munaji menegaskan bahwa Polda Kalteng serius dan berkomitmen untuk melakukan penyelidikan kebakaran ini. "Terlebih kebakaran ini menjadi atensi dari Kapolda Kalteng sehingga tim segera melakukan penyelidikan," ujarnya, Selasa, 29 Oktober 2024.
Tim gabungan yang dibentuk berasal dari Subdit Jatanras Ditreskrimum dan Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Kalteng. Tim ini bertugas untuk membantu penyelidikan yang dilakukan oleh Polresta Palangka Raya.
"Tim Polda Kalteng ini sifatnya membantu penyelidikan, namun jika eskalasi meningkat maka bisa saja penanganannya akan ditarik ke Polda Kalteng," tegas Kombes Pol Erlan Munaji.
--page
Ditanya mengenai kemungkinan teror kebakaran berhubungan dengan Pilkada Serentak 2024, Kombes Pol Erlan Munaji memastikan bahwa hal tersebut harus berdasarkan penyelidikan terlebih dahulu.
Polda Kalteng berharap dengan dibentuknya tim gabungan ini, kasus pembakaran rumah kosong di Palangka Raya dapat segera terungkap dan para pelaku dapat diproses hukum.
"Untuk hal ini kita harus melakukan penyelidikan dan pengungkapan terlebih dulu," pungkasnya. (PATHUR/Y)









