KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Kecamatan Selat meliputi dua wilayah, Kelurahan Selat Utara dan Desa Pulau Telo Baru, yang disosialisasikan di Kantor BPP Kecamatan Selat.

Acara ini mengumpulkan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dari kedua wilayah tersebut, serta unsur pemerintahan kelurahan dan desa.

Lurah Selat Utara, Rahmat M Noor, menjelaskan bahwa wilayahnya akan menerima area cetak sawah seluas sekitar 37 hektare yang siap untuk digarap. Ia mengungkapkan pentingnya kelanjutan lahan setelah dicetak, agar tidak berakhir sebagai lahan kosong.

"Hari ini ditegaskan bahwa CSR ini tidak hanya berhenti pada cetak sawah, tapi juga melibatkan kaum muda untuk berperan aktif. Sejalan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, kita ajak 15 pemuda peduli untuk turut mengelola lahan ini. Kami optimis program ini akan berhasil dengan sinergi yang kuat," katanya, Selasa, 29 Oktober 2024.

Sementara itu, Zaini, perwakilan Desa Pulau Telo dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), menambahkan bahwa lahan di desanya yang akan digarap mencapai 374 hektare. 

--page

"Ini adalah kesempatan besar bagi desa kami untuk mengoptimalkan potensi pertanian lokal," ujarnya.

Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah Kecamatan Selat dengan pendekatan yang melibatkan pemuda dan berfokus pada keberlanjutan. (DODI/Y)