PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kasatlantas Polres Kotawaringin Barat (Kobar), AKP Ghanda Novidiningrat, mengimbau para orang tua untuk lebih memantau kegiatan anak-anaknya di luar jam sekolah, terutama pada malam hari.

Ia menekankan pentingnya memastikan anak-anak sudah pulang ke rumah di atas pukul 22.00 WIB, guna menghindari potensi bahaya di lingkungan luar.

Imbauan ini disampaikan AKP Ghanda dalam kegiatan Press Release Operasi Zebra Telabang 2024 yang berlangsung di Polres Kobar, dengan didampingi oleh Kasi Humas Polres Kobar dan Kanit Turjawali. Ia menekankan agar para orang tua lebih memperhatikan keamanan dan keselamatan anak-anaknya di luar rumah.

“Pada malam hari, terutama setelah pukul 22.00 WIB, risiko untuk terjadi hal-hal negatif meningkat. Anak-anak bisa mengganggu ketertiban lingkungan, atau bahkan berpotensi menjadi korban kejahatan,” ujar AKP Ghanda Novidiningrat.

AKP Ghanda menjelaskan bahwa kondisi malam hari memberikan peluang bagi orang-orang dengan niat buruk untuk melakukan tindakan kriminal.

--page


"Kejahatan itu terjadi karena adanya waktu atau kesempatan. Maka dari itu, orang tua perlu memastikan anak-anak mereka tidak berkeliaran di luar rumah pada malam hari," tambahnya.

Lebih lanjut, dalam kegiatan Operasi Zebra Telabang yang berlangsung sejak 14 hingga 27 Oktober 2024, AKP Ghanda melaporkan bahwa Satlantas Polres Kobar telah melakukan penindakan terhadap pengguna jalan yang melanggar aturan lalu lintas.

“Selama 14 hari pelaksanaan operasi, kami mencatat 206 penilangan, terutama untuk pelanggaran terkait knalpot brong,” jelasnya.

Operasi Zebra Telabang 2024 ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas.

"Dengan adanya operasi ini, kami berharap masyarakat lebih memahami pentingnya keselamatan di jalan raya dan tidak menggunakan knalpot bising yang mengganggu ketenangan warga," ujar AKP Ghanda.

--page

Di sisi lain, AKP Ghanda juga berharap peran aktif masyarakat, khususnya orang tua, dalam mengawasi kegiatan anak-anak mereka. Menurutnya, perhatian orang tua menjadi faktor utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Harapan kami, dengan kerja sama ini, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama terkait kegiatan anak-anak pada malam hari, bisa lebih terkendali dan kondusif,” pungkasnya. (DANANG/Y)