PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Wilayah Kalimantan Tengah atau PGIW Kalteng menyampaikan pernyataan sikap terkait kegiatan Deklarasi Umat Protestan Kalimantan Tengah yang mendukung pasangan Agustiar Sabran dan Edy Pratowo. Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu, 26 Oktober 2024.

Ketua Umum PGIW Kalteng, Pdt Ayang Setiawan menegaskan bahwa PGIW Kalteng tidak terlibat dan tidak mendukung kegiatan tersebut.

Dalam pernyataannya, Pdt Ayang Setiawan menekankan bahwa PGIW Kalteng adalah organisasi keagamaan yang bersifat netral dan tidak menjadi bagian dari tim sukses pasangan calon manapun.

"Kami mengecam keras tindakan segelintir oknum pendeta dan umat Kristen yang menggunakan identitas keagamaan untuk tujuan politik praktis," ujar Pdt Ayang Setiawan pada Selasa, 29 Oktober 2024.

Ia menambahkan bahwa tindakan tersebut tidak mewakili umat Kristen Protestan Kalimantan Tengah secara keseluruhan.

PGIW Kalteng juga menghimbau agar para pendeta dan umat Kristen di Kalimantan Tengah tidak terlibat dalam politisasi identitas keagamaan.

"Politisasi identitas keagamaan adalah sumber konflik dan keterbelahan masyarakat. Kami mengajak semua pihak untuk menjaga kehidupan moderasi beragama," kata Pdt Ayang.

Selain itu, PGIW Kalteng mendesak Komisi Pemilihan Umum atau KPU dan Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu Provinsi Kalimantan Tengah untuk menindak tegas oknum-oknum yang melakukan politik identitas keagamaan dalam proses pemilihan kepala daerah.

"Kami berharap KPU dan Bawaslu dapat menjalankan tugasnya dengan tegas dan adil," tegas Pdt Ayang.

PGIW Kalteng juga menghimbau umat Kristen Protestan di Kalimantan Tengah untuk berpolitik dengan santun dan beradab.

"Kami mengajak semua umat untuk mematuhi prinsip-prinsip penyelenggaraan pemilu dan tetap berpegang pada kebenaran Firman Tuhan," ujarnya.

Dengan pernyataan ini, PGIW Kalteng berharap dapat menjaga netralitas dan integritas umat Kristen Protestan di Kalimantan Tengah dalam menghadapi situasi politik yang ada.

"Kami akan terus berupaya menjaga kedamaian dan persatuan di tengah masyarakat," tutup Pdt Ayang.(TESTI PRISCILLA/R)