BORNEONEWS, Muara Teweh – Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Disnakertranskop UKM) Kabupaten Barito Utara mengadakan pelatihan kemasan produk bagi para pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) di daerah setempat, di aula tepian kolam Barakati Muara Teweh, Selasa 29 Oktober 2024.
Dalam kegiatan pelatihan kemasan produk tersebut diikuti 25 pelaku UMK. Pelatihan dilaksanakan selama dua hari dan dibuka oleh Kepala Disnakertranskop UKM Barito Utara, M Mastur serta dihadiri Sekdis Nakertranskop UKM, Pejabat Eselon III, Eselon IV serta pejabat Fungsional di lingkup Disnakertrankop UKM, narasumber dan peserta pelatihan.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Disnakertranskop UKM Barito Utara, M Masur mengatakan, bahwa peningkatan kualitas SDM usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) merupakan hal yang penting, karena dapat membantu UMKM dalam menumbuhkan daya kreatif dan inovatif, meningkatkan produktifitas dan efesiensi kerja, serta daya saing yang selaras dengan perkembangan dan kebutuhan pasar serta adaptasi terhadap teknologi dan informasi era digital.
Dikatakannya, permasalahan atau kendala rill yang antara lain dihadapai oleh pelaku UMKM adalah bagaimana membuat dan menciptakan kemasan produk yang baik, menarik dan higienis, sehingga dapat meningkatkan daya saing pemasaran produk yang juga merupakan salah satu bentuk strategi promosi produk.
Pemkab Barito Utara melalui Disnakertranskop UKM Barito Utara melaksanakan kembali pelatihan teknis pembuatan kemasan produk bagi usaha mikro daan kecil Kabupaten Barito Utara tahun 2024.
“Kita harapkan dengan adanya pelatihan-pelatihan ini akan memberikan wawasan, pengetahuan, keterampilan dan kompetensi bagi usaha mikro dan kecil untuk mampu membuat kemasan produk yang lebih baik, menarik dan higienis yang tentunya juga harus menyesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan masyarakat konsumen,” kata M Mastur.
Menurut Mastur, hal ini dalam rangka optimalisasi pembinaan dan pengembangan UMKM di daerah setempat sangat diharapkan adanya sinkronisasi, sinergitas dan kolaborasi serta support dari berbagai pihak, baik dari organisasi perangkat daerah terkait maupun perusahaan-perusahaan yang ada di kabupaten barito utara melalui program CSR nya, termasuk pelaku UMKM dan masyarakat.
“Sehingga dengan itu semua diharapkan akan terciptanya wirausaha-wirausaha baru dan wirausaha sukses yang tentunya akan memberikan dampak signifikan kepada program percepatan peningkatan ekonomi masyarakat, penciptaan lapangan kerja, penaggulangan pengangguran dan kemiskinan di daerah ini,” ucap Mastur.
Dalam kegiatan pelatihan kemasan produk bagi para pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) tersebut pihak Disnakertranskop UKM Barito Utara mendatangkan instruktur atau pelatih dari Lembaga Nusantara Gemilang Kalteng Palangka Raya.
Mastur berharap dengan adanya kegiatan pelatihan ini para peserta pelatihan agar mengikuti pelatihan teknis ini secara serius dan sungguh-sungguh, sehingga masing-masing dapat mengaplikasikannya.(RAMADHANI/R)









