BORNEONEWS, Palangka Raya – Gubernur Kalteng Sugianto Sabran mengatakan Pelabuhan Sabuai di Pangkalan Bun akan terintegrasi dengan kawasan industri. Saat ini rencana pembangunan pelabuhan tersebut masih dalam tahap feasibility study (FS) atau studi kelayakan.
“Saat ini sedang dilaksanakan studi kelayakan Pelabuhan Sabuai yang terintegrasi dengan kawasan industri dalam rangka pengembangan berbagai industri yakni industri baja, industri perkayuan, perkebunan, peternakan, dan perikanan,” kata Sugianto.
Demikian pula untuk jalur kereta api, lanjut Sugianto, jalur Puruk Cahu - Bangkuang-Batanjung, dan jalur Kudangan - Nanga Bulik - Pangkalan Bun/Kumai/Sebuai akan dilakukan pembangunannya.
Menegenai kawasan industri, gubernur baru ini tidak hanya fakus membesarkan Kawasan Barat yang berpusat di Pangkalan Bun dan sekitarnya. Tetapi gubernur akan membuat kawasan ekonomi khusus (KEK) lainnya antara lain di kawasan tengah meliputi Katingan dan Palangka Raya, baru kemudian kawasan khusus di wilayah Kapuas dan Pulang Pisau.
Karena itu, ia meminta agar alur sungai Kapuas segera dikeruk dalam waktu dekat. Tujuannya, memberi ruang yang bagus untuk masuknya kapal besar berlabuh di sungai tersebut, serta perbaikan Pelabuhan Batanjung sebagai pintu gerbang keluar-masuknya barang.
“Nantinya kawasan ini menjadi KEK yang terintegrasi dengan rel KA dari kawasan Barito. Kita tidak lagi keluarkan barang kita melalui provinsi tetangga,” tegasnya. (ROZIKIN/m)








