SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Kecamatan Mentaya Hilir Utara menggelar Jambore Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) 2024 dengan melibatkan seluruh Tim Penggerak PKK (TP PKK) dari setiap desa di wilayah tersebut. 

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antar anggota PKK dan menjadi sarana evaluasi kinerja program PKK di setiap desa.

Camat Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Muslih, selaku Pembina TP PKK Kecamatan, menjelaskan bahwa jambore ini juga berperan sebagai ajang mempererat hubungan antar ibu-ibu PKK dari seluruh desa.

“Ini adalah langkah dan upaya kami untuk meningkatkan kerjasama sekaligus menjadi wadah evaluasi hasil pembinaan PKK desa,” ujar Muslih, Rabu, 30 Oktober 2024.

Jambore PKK ini resmi dibuka oleh Sekretaris III TP PKK Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Selain membuka acara, ia juga memantau langsung rangkaian kegiatan yang diisi dengan berbagai lomba menarik. Beberapa di antaranya yaitu lomba penyuluhan dari Pokja I hingga IV, lomba yel-yel kreatif mengenai 10 program pokok PKK, dan lomba senam kreasi, yang diikuti antusias oleh anggota PKK dari setiap desa.

Muslih memberikan apresiasi kepada Ketua dan Pengurus TP PKK Kecamatan Mentaya Hilir Utara atas persiapan dan pelaksanaan kegiatan yang dinilai sangat baik. Ia juga menekankan pentingnya peran para kepala desa dalam mendukung kegiatan PKK, khususnya dalam hal pendanaan.

Dengan digelarnya jambore ini, diharapkan organisasi PKK di Kecamatan Mentaya Hilir Utara semakin solid dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Ketua TP PKK Mentaya Hilir Utara, Fitriah Norika Sari, juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pengurus yang telah berperan aktif dalam mensukseskan kegiatan ini.

“Saya berterima kasih atas keterlibatan dan dukungan penuh dari jajaran pengurus, sehingga Jambore PKK ini dapat berjalan dengan lancar,” ujar Fitriah.

Jambore PKK ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh desa di Kecamatan Mentaya Hilir Utara untuk memperkuat program-program pemberdayaan keluarga dan kesejahteraan masyarakat. (DEWI PATMALASARI/H)