PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun -  Stand Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) di Kobar Expo 2024, memanjakan pengunjung cilik dengan menyediakan pojok kolaborasi yang menghadirkan permainan gratis untuk anak-anak.

Program ini merupakan kolaborasi dengan Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI-PGRI) dan Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kotawaringin Barat.

Stand pojok kolaborasi ini mulai beroperasi setiap hari pukul 15.00 WIB, menarik perhatian para orang tua yang ingin anak-anaknya terlibat dalam permainan yang edukatif dan melatih kreativitas.

Permainan yang disediakan didesain khusus untuk anak-anak usia PAUD hingga Sekolah Dasar, mengedepankan unsur pendidikan dan pengembangan motorik anak.

Plt Kepala Disdikbud Kobar Jamri mengatakan, bahwa kegiatan ini tidak hanya untuk hiburan, tetapi juga sebagai sarana pendidikan bagi anak-anak.

"Permainan yang kami sediakan di sini sangat edukatif dan bertujuan melatih motorik serta kreativitas anak. Kami ingin anak-anak belajar sambil bermain," ungkapnya, Rabu, 30 Oktober 2024.

Selama Kobar Expo berlangsung, setiap gugus perwakilan dari berbagai kecamatan akan bergantian mengisi pojok kolaborasi. Dengan ini, setiap perwakilan dapat turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan yang melibatkan komunitas pendidikan dan masyarakat secara luas.

Perwakilan dari IGTKI-PGRI Kecamatan Kumai, misalnya, juga ikut meramaikan kegiatan ini dengan menampilkan permainan-permainan yang kreatif dan inovatif.

"Kami berharap kegiatan ini dapat memberi kesan positif dan menginspirasi anak-anak untuk terus belajar dengan cara yang menyenangkan," ujar salah satu guru perwakilan.

Antusiasme anak-anak terlihat sangat tinggi. Mereka datang bersama orang tua dan dengan senang hati mencoba berbagai permainan yang disediakan, mulai dari kolase, mewarnai, hingga permainan ketangkasan.

Semua kegiatan ini dikemas dalam semangat “Merdeka Belajar”, di mana anak-anak belajar tanpa tekanan dan dapat mengekspresikan diri mereka dengan bebas.

Ketua Gugus Matahari, Agustina Wati dari TK Kusuma Pertiwi Bumi Harjo, mengungkapkan bahwa semua permainan yang disediakan dibuat dengan memanfaatkan barang-barang bekas yang ramah lingkungan.

"Semua permainan di sini gratis, dan banyak yang kami buat sendiri dengan bahan-bahan sederhana. Kami ingin memberikan pengalaman bermain yang menarik dan menginspirasi anak-anak," jelas Agustina.

Di akhir permainan, setiap anak diberi kesempatan untuk memilih hadiah kecil yang disiapkan oleh panitia. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kenangan berharga bagi anak-anak dan menjadi media belajar yang inspiratif. (DANANG/H)