BORNEONEWS, Palangka Raya - Wacana penaikan gaji Anggota DPRD disambut positif kalangan DPRD Kota Palangka Raya. Penaikan tersebut dilontarkan Asosiasi DPRD Kota Seluruh Indonesia (ADEKSI) selaku organisasi otonom dan independen terdiri dari 90 DPRD Kota dari seluruh Indonesia.
Hanya saja, para wakil rakyat ini enggan disebut minta jatah gaji naik. Tetapi menurut mereka, hal itu hanya sebagai wujud penyesuaian saja atas kondisi ekonomi saat ini. Seperti disebut Ketua DPRD Kota Palangka Raya Sigit K Yunianto. Namun pihaknya mensyaratkan adanya perbaikan kinerja dari rekan anggota DPRD.
“Wacana itu baik saja, namun harus dimbangi dengan kinerja kita. Kita tidak ingin sebut penaikan gaji, tetapi itu sesungguhnya hanya penyesuaian kesejahteraan,” katanya di Gedung DPRD jalan Tjilik Riwut Km 5,5 Palangka Raya, Jumat (2/9/2016)
Sigit menilai, gaji yang ada belum pernah dilakukan penyesuaian. ADEKSI sebagai organisasi, menurutnya hanya menjembatani. Ia berharap, penaikan yang sudah direspon baik oleh presiden tersebut ada tindaklanjutnya.
Sementara itu,informasi yang dihimpun Borneonews, saat ini gaji wakil rakyat Palangka Raya untuk yang berstatus anggota, mencapai Rp 15 juta termasuk tunjangan komunikasi dan insentif lainnya. Sedangkan unsur pimpinan DPRD berkisar Rp17 juta dan 19 juta.
Sedangkan ketika wacana penaikan gaji DRPD itu nantinya terealisasi, jumlah gaji yang akan diterima Wakil Rakyat mencapai dua kali lipat atau Rp15 juta, itu belum ditambah tunjangan dan insentif lainnya. (ROZIKIN/m)








