BORNEONEWS, Tamiang Layang – Warga Kelurahan Ampah Kota, Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur, meminta pemerintah segera memperbaiki jalan nasional yang menghubungkan Kabupaten Barito Selatan dan Barito Utara yang rusak parah dan menyebabkan genangan air saat hujan.
Irwan, warga RT 20 Kelurahan Ampah Kota, mengeluhkan kondisi jalan yang rusak di depan Toko H Dayat dan Kantor POS Ampah Kota.
"Jalan kami di Dusun Tengah sudah berlubang, dan saat hujan, genangan air menambah risiko kecelakaan," kata Irwan, Kamis, 31 Oktober 2024.
Kerusakan jalan tersebut, menurut Irwan, telah mengganggu kenyamanan pengendara dan memicu beberapa kecelakaan lalu lintas. Ia berharap pemerintah segera melakukan perbaikan sebelum kondisi jalan semakin parah dan menimbulkan korban jiwa.
"Apalagi sudah masuk musim hujan. Kalau dibiarkan, lubang di jalan bisa makin dalam dan membahayakan pengendara, terutama sepeda motor," tambahnya.
--page
Menanggapi keluhan warga, anggota DPRD Barito Timur dari daerah pemilihan 3, Wahyudinnoor, menyatakan bahwa perbaikan jalan tersebut sangat mendesak. Jalan itu merupakan jalur vital yang menghubungkan antar-provinsi dan kabupaten, serta termasuk jalur nasional menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) dari Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara.
"Saya berharap pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Tengah dapat segera menindaklanjuti keluhan ini untuk menghindari kecelakaan lebih lanjut. Saat ini, mereka memang sedang melakukan perbaikan di wilayah Kecamatan Pematang Karau, dan kami berharap jalan di Dusun Tengah juga mendapat perhatian yang sama," ujar Wahyudinnoor.
Ia juga menyoroti perbaikan jalan nasional yang dilakukan BPJN di wilayah Pematang Karau. Menurutnya, meskipun perbaikan telah dilakukan, masih ada banyak titik jalan rusak, khususnya di Tumpung Ulung dan Bararawa.
"Perbaikan belum merata, masih banyak titik yang rusak. Sedangkan jalur Ampah menuju Muara Teweh dan Puruk Cahu, itu juga lalu lintasnya cukup padat. Kami sangat berharap perhatian serius untuk perbaikan jalan ini," tegas Wahyudinnoor. (AGUSTINUS BOLE MALO/Y)









