BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Memasuki hari kedelapan dalam kalender kerja, petugas verifikasi faktual Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menemukan ribuan dukungan ganda untuk bakal calon (balon) bupati jalur perseorangan.
"Banyak sekali, sampai ribuan. Jika ditemukan dukungan ganda, petugas verifikasi akan menanyakan ke warga untuk memilih salah satu calon untuk didukung," ungkap Ketua KPU Kobar, Siti Wahidah kepada Borneonews Sabtu (3/9/2016).
Petugas verifikasi faktual juga menemukan dukungan warga berupa KTP yang ternyata berstatus TNI/Polri, ASN, aparatur desa, serta penyelenggara pemilu. Siti Wahidah, mengatakan, untuk bukti dukungan berupa KTP milik warga dengan status TNI/Polri, ASN, aparatur desa, serta penyelenggara pemilu akan langsung digugurkan atau dinyatakan TMS (tidak memenuhi syarat). Sebab, hal ini bertentangan dengan PKPU Nomor 05 tahun 2016.
Petugas di lapangan, sebut Siti Wahidah, juga menemukan warga yang mengaku tidak pernah memberikan dukungan. Namun, saat dilakukan verifikasi faktual, KTP atas nama yang bersangkutan tercantum sebagai salah satu pendukung balon kepala daerah untuk Pilkada 2017 tersebut.
"Ada juga yang bilang tidak pernah memberikan dukungan, tetapi KTP-nya ada di calon A,B atau C," sebut Siti Wahidah, tanpa mau membeberkan pasangan mana yang dimaksud.
Setelah verifikasi faktual, mulai tanggal 24 Agustus hingga 6 September 2016, akan dilakukan rapat pleno tingkat PPK pada tanggal 7, 8, 9 dan tanggal 11, 12, 13 pada tingkat Kabupaten. "Sampai saat ini sudah 75 persen, kami yakin sampai deadline-nya nanti bisa kelar semua," ucapnya.
Meski belum menyebutkan angka detailnya, pengakuan KPU ini mengonfirmasi beberapa pengakuan warga soal dukungan ganda dan pencatutan KTP-nya. (F Fitriya/B-10)
Ketua KPU Kobar Akui Temukan Ribuan Dukungan Ganda
Redaksi
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Penipu Galang Dana Karhutla Raup Rp8 Juta Dibekuk
Bawa Tongkat Komando Berisi Belati ke DPRD Kalsel, Pria 47 Tahun Diamankan Polisi
TNI-Polri Kedepankan Pendekatan Dialogis dalam Mengamankan Dogiyai
Tolak Ajakan Berkelahi, Siswa SMP di Banjarmasin Tetap Dipaksa hingga Tersungkur
Guru SDN di Banjarmasin Jadi Tersangka Pelecehan Siswi 12 Tahun
Mentan: Pengadaan Bulog Perkuat Cadangan Beras Pemerintah
Komentar (0)
Memuat komentar…







