KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kapuas telah menggelar pertemuan monitoring dan evaluasi atau terkait peningkatan capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) untuk Penyakit Tidak Menular (PTM).

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Kepala UPT Puskesmas se-Kabupaten Kapuas, yang bertujuan untuk meninjau perkembangan dan tantangan dalam pelaksanaan SPM PTM di daerah.

Pertemuan ini dibuka oleh Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kapuas, dr. Ahmad Haspiani, yang mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kapuas.

dr. Ahmad menyampaikan harapan agar setiap Kepala Puskesmas, dalam kapasitasnya sebagai pengambil kebijakan, dapat mengkolaborasikan seluruh program kesehatan yang ada agar berjalan lebih efektif dan efisien untuk mencapai target SPM.

"Melalui monitoring dan evaluasi ini, kita dapat menilai perkembangan serta tantangan dalam pelaksanaan SPM PTM, dan merumuskan langkah strategis untuk meningkatkan capaian SPM serta program P2PTM lainnya. SPM ini adalah raport Kepala Daerah," ujarnya, Kamis, 31 Oktober 2024.

Dalam pertemuan tersebut, hadir pula narasumber dari Kementerian Kesehatan RI, Ns. Aswardi yang memberikan sosialisasi mengenai Permenkes No. 6 Tahun 2024 tentang Standar Teknis Pemenuhan SPM Kesehatan. 

Sosialisasi ini untuk memberi panduan teknis terbaru yang dapat membantu puskesmas dalam meningkatkan standar pelayanan kesehatan.

Para peserta pertemuan terlibat aktif dalam diskusi, membahas berbagai kendala yang ditemui di lapangan serta mencari solusi inovatif guna meningkatkan capaian SPM PTM di puskesmas masing-masing. (DODI/R)