PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) resmi mengumumkan pembentukan tujuh fraksi pendukung untuk periode 2024-2029, dari sembilan partai politik yang memperoleh kursi dalam Pemilu 2024.

"Dari sembilan partai politik yang ada, telah diusulkan pembentukan tujuh fraksi pendukung DPRD Provinsi Kalimantan Tengah," kata Ketua sementara DPRD Kalteng Arton S Dohong, Jumat 1 November 2024.

Tujuh fraksi tersebut adalah Fraksi PDI-P, Fraksi Golkar, Fraksi Gerindra, Fraksi Demokrat, Fraksi Nasdem, Fraksi PKB, dan Fraksi PAN.

Fraksi PDI-P diketuai oleh Arton S Dohong, dengan Ampera A.Y Mebas sebagai Sekretaris, dan Yeni Maria Marselina Kahta sebagai Bendahara. Anggota fraksi ini meliputi Lohing Simon, Ferry Khaidir, Maryani Sabran, Bambang Irawan, dan Yetro Midel Yoseph.

Fraksi Golkar di Ketua oleh Sudarsono didampingi Wakil Ketua M Rusdi Gozali dan Sekretaris Siti Nafsiah, serta anggota Riska Agustin, Purdiono, Rahadian Fani, Okki Maulana, dan Sengkon (anggota DPRD dari Partai Perindo yang bergabung dalam fraksi ini).

Fraksi Gerindra diketuai oleh Wengga Febri Dwi Tananda, dengan Sirajul Rahman (anggota dari PKS yang bergabung dalam fraksi ini) sebagai Wakil Ketua, dan Sekretaris H. Helmi. Anggota lain termasuk Sugiyarto, Muhammad Ansyari, dan Sutik.

Fraksi Demokrat diketuai oleh Junaidi, dengan Jimmy Carter sebagai Penasehat Fraksi, Muhajirin sebagai Wakil Ketua, Hero Harapanno Mandouw sebagai Sekretaris, Heri Santoso sebagai Wakil Sekretaris, dan Kasri Yani sebagai Bendahara.

Fraksi Nasdem diketahui oleh Faridawaty Darland Atjeh, didampingi Wakil Ketua Asdy Narang dan Sekretaris Bryan Iskandar, dengan anggota Toga Hamonangan Nadeak dan Raudah.

Fraksi PKB diketuai oleh Habib Sayid Abdul Rasyid, dengan Sayyid Muhammad Zein sebagai Wakil Ketua, dan Habib Sayid Abdurrahman sebagai Sekretaris, serta anggota Pipit Setyo Rini.

Terakhir, Fraksi PAN diketuai oleh Tomy Irawan Diran, dengan Agie sebagai Sekretaris, dan anggota Armada serta Abdul Hafid.

Arton menjelaskan bahwa pengumuman ini merupakan tahap awal sebelum fraksi-fraksi tersebut secara resmi ditetapkan dalam rapat paripurna berikutnya.

"Tadi kita hanya mengumumkan, nanti akan ditetapkan pada saat paripurna nanti penetapannya. Ini kan baru pengumumannya aja," ungkapnya. (PATHUR/j)