KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Melati telah mengadakan pertemuan validasi dan evaluasi data gizi kesehatan ibu dan anak (GIKIA) di Aula Puskesmas Melati. 

Pertemuan ini melibatkan 19 Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang tersebar di wilayah kerja Puskesmas Melati, termasuk Kelurahan Selat Tengah, Selat Hulu, Selat Dalam, dan Selat Utara.

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pihak, antara lain Lurah Selat Utara Rahmat M Noor, Lurah Selat Tengah Ruly Budianto, perwakilan dari Kelurahan Selat Dalam, tenaga kesehatan Puskesmas Melati, serta para kader Posyandu.

Plt Kepala Puskesmas Melati, Ahmad Zayad menjelaskan bahwa pertemuan validasi dan evaluasi data gizi ini bertujuan meningkatkan efektivitas pencapaian tujuan program kesehatan ibu dan anak.

 “Dengan melakukan pertemuan validasi dan evaluasi secara teratur, kita dapat memastikan bahwa data gizi yang digunakan untuk analisis dan kebijakan adalah tepat dan dapat diandalkan, sehingga meminimalkan kesalahan interpretasi dan meningkatkan hasil program secara keseluruhan,” ujarnya, Jumat, 1 November 2024.

--page

Ia juga mengimbau kepada kader Posyandu untuk aktif memberikan informasi tentang masalah kesehatan yang terjadi di lingkungan mereka.

“Kerja sama dari para kader sangat penting, agar permasalahan kesehatan bisa segera ditangani,” tambahnya.

Selain itu, Ahmad Zayad mengingatkan para kader Posyandu mengenai pentingnya 25 keterampilan dasar kesehatan yang menjadi pedoman kerja.

Ia juga meminta kader melaporkan kondisi pasien yang membutuhkan perhatian khusus, seperti penyakit lumpuh layuh, agar dapat ditindaklanjuti.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada semua kader yang telah berusaha meningkatkan status posyandu dalam akreditasi untuk memperoleh peringkat lebih baik,” katanya.

--page

Pada pertemuan tersebut, para kader juga mengusulkan peningkatan insentif bagi petugas Posyandu, mengingat jumlah yang diterima saat ini dirasa masih minim. Usulan ini diharapkan dapat diperhatikan oleh pihak terkait atau diajukan kepada pihak DPRD untuk mendapatkan dukungan. (DODI/Y)