BORNEONEWS, Palangka Raya - Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Ahmad Husain, secara resmi membuka Festival Tunas Bahasa Ibu Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. Acara yang berlangsung dari 31 Oktober hingga 2 November 2024 ini diadakan di Swiss-Belhotel Danum, Palangka Raya. Festival ini bertujuan untuk melestarikan dan merayakan kekayaan bahasa daerah di Kalimantan Tengah.
Dalam sambutannya, Ahmad Husain menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terhadap inisiatif ini.
"Pemprov mendukung inisiatif ini dan bangga dapat bekerjasama dengan Balai Bahasa. Merayakan keberagaman bahasa dan sastra, juga menanamkan kecintaan terhadap bahasa daerah terutama di kalangan generasi muda," ujarnya.
Festival Tunas Bahasa Ibu ini diharapkan dapat menjadi wadah apresiasi bagi bahasa dan sastra daerah. Ahmad Husain menekankan pentingnya peran generasi muda dalam melestarikan bahasa daerah sebagai bagian dari identitas dan warisan budaya.
"Di era globalisasi ini, menjaga bahasa daerah adalah langkah nyata untuk mempertahankan identitas kita," tambahnya.
Selain itu, Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Muis, menyampaikan bahwa Balai Bahasa telah melakukan berbagai upaya untuk merevitalisasi bahasa daerah.
--page
"Kami telah merevitalisasi delapan bahasa daerah dalam dua tahun terakhir. Penggunaan bahasa daerah oleh generasi muda sangat penting agar tetap lestari," jelasnya.
Festival ini juga dirangkai dengan berbagai kegiatan menarik seperti lomba mendongeng, yel-yel bahasa daerah, dan penyerahan piagam apresiasi program Merdeka Belajar XVII untuk Revitalisasi Bahasa Daerah kepada pemerintah kabupaten/kota di Kalimantan Tengah. Kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi masyarakat untuk bersama-sama melestarikan bahasa daerah.
Turut hadir dalam acara pembukaan ini adalah Pj Wali Kota Palangka Raya, Sekretaris DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, serta pejabat terkait lainnya. Festival Tunas Bahasa Ibu ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam menjaga dan melestarikan kekayaan bahasa daerah di Kalimantan Tengah. (TESTI PRISCILLA/Y)









